DPRD Sepakat Lanjutkan Tatib Pemilihan Wagub DKI

DPRD Sepakat Lanjutkan Tatib Pemilihan Wagub DKI
Rapat Paripurna Istimewa Perayaan HUT ke-492 Kota Jakarta di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FER Senin, 23 September 2019 | 16:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI, Muhammad Arifin, menegaskan DPRD DKI sudah sepakat tidak akan ada pembentukan panitia khusus (pansus) baru untuk pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI.

DPRD DKI sepakat tetap akan melanjutkan tata tertib (tatib) pemilihan wagub DKI yang diihasilkan Pansus Pemilihan Wagub yang dilakukan DPRD periode 2014-2019.

Baca Juga: Pemilihan Wagub DKI Harus Diselesaikan Secepatnya

Menyusul dari usulan 13 pasal tambahan terkait pemilihan gubernur ditolak dimasukkan ke dalam Tatib DPRD DKI periode 2019-2024, karena belasan pasal tersebut telah diakomodir dalam Tatib pemilihan wagub DKI yang telah disusun oleh pansus.

"Kami sepakat, agar mengakomodir saja apa yang sudah ditetapkan oleh pansus pemilihan wagub dari anggota DPRD yang kemarin. Itu kan sudah selesai tatibnya. Itu saja yang diakomodir,” kata Muhammad Arifin, Senin (23/9/2019).

Baca Juga: DPRD Wacanakan Wagub DKI Dua Orang

Dengan begitu, lanjut Muhammad Arifin, tinggal dilanjutkan dengan tahapan berikutnya. Yakni menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab) untuk pengesahan tatib pemilihan wagub DKI. Lalu dilanjutkan dengan pembentukan panitia pemilihan (panlih).

"Itu yang disepakati. Kita semua tanda tangan. Kita menyepakati hasil pansus pemilihan wagub DKI dari anggota DPRD 2014-2019. Itu yang menjadi acuan untuk pemilihan wagub. Yang sekarang tinggal menunggu rapimgab. Jadi tidak boleh ada pembentukan pansus pemilihan wagub yang baru,” jelas Muhammad Arifin.



Sumber: BeritaSatu.com