Mahasiswa Berangsur Mundur dari Depan Gedung DPR

Mahasiswa Berangsur Mundur dari Depan Gedung DPR
Ribuan Mahasiswa dari sejumlah elemen mahasiswa se-Jabodetabek berunjuk rasa menolak UU KPK dan pengesahan RUU KUHP di depan kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 23 September 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
/ YUD Senin, 23 September 2019 | 22:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Barisan mahasiswa yang beraksi menolak sejumlah rancangan undang-undang di depan gedung DPR/MPR RI berangsur-angsur mundur meninggalkan lokasi demonstrasi, Senin (23/9/2019).

Melalui imbauan dari perwakilan mahasiswa, para mahasiswa diminta untuk meninggalkan lokasi sekitar pukul 21.00 WIB.

Perwakilan mahasiswa itu berjanji untuk melanjutkan aksi unjuk rasa Selasa esok sebelum disahkannya sejumlah rancangan undang-undang di DPR RI.

Namun, masih ada sejumlah mahasiswa yang memilih bermalam di depan pagar Gedung DPR/MPR.

Lalu lintas kendaraan berangsur ramai lancar di ruas Transjakarta Jalan Gatot Subroto menuju arah Slipi.

Sejumlah rancangan undang-undang sedang digodok DPR RI dan pemerintah diprotes mahasiswa. Beberapa di antaranya RUU Pertanahan, Revisi UU KPK, RUU Permasyarakatan dan RUU KUHP.

Sejumlah pasal di RUU KUHP mengundang kritik dan protes dari sejumlah kalangan. Presiden Joko Widodo dan DPR sepakat menunda pengesahan RUU KUHP yang direncanakan bakal paripurna pada Selasa (24/9/2019).

Beberapa pasal kontroversial dalam RKUHP dimaksud seperti pasal penghinaan presiden dan wakil presiden, pasal perzinahan, aborsi, kumpul kebo hingga pasal tentang korupsi.



Sumber: ANTARA