Bank DKI Wujudkan Digital Island di Kepulauan Seribu

Bank DKI Wujudkan Digital Island di Kepulauan Seribu
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (paling kiri) bersama Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi, (paling kanan) menyaksikan pengguna KJP bertransaksi di JakGrosir Kepulauan Seribu. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 25 September 2019 | 14:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat yang saat ini sudah mulai melek teknologi menjadikan gaya hidup juga bergeser, salah satunya melalui penggunaan layanan perbankan. Kehadiran digital banking juga menawarkan kelebihan lain sehingga membuat transaksi keuangan menjadi lebih cepat, aman, nyaman, dan mudah. Hal ini yang coba diwujudkan Bank DKI bersama Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan digital island pada ranah transaksi keuangan di Kepulauan Seribu.

Baca Juga: JakGrosir Bantu Kesetaraan Harga di Kepulauan Seribu

Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi mengatakan, untuk mewujudkan digital island di Kepualauan Seribu, Bank DKI menyediakan fasilitas Electronic Data Capture (EDC) sebagai solusi pembayaran non tunai menggunakan kartu ATM untuk berbelanja serta menikmati harga lebih kurang 30 persen lebih murah dibanding sebelum kehadiran JakGrosir dan Bank DKI.

"Para pemegang kartu KJP Bank DKI, lansia, kartu pekerja, PHL dan PPSU, juga dapat menikmati barang kebutuhan pokok lebih murah," ujar Babay Parid Wazdi kepada Beritasatu.com, Rabu (25/9/2019).

Menurut Babay, dengan kehadiran JakGrosir dan Bank DKI, masyarakat Kepulauan Seribu akan lebih terlayani dan menikmati harga yang sama dengan harga di Jakarta.

"Lebih rendahnya harga suplai barang yang diterima oleh pedagang diharapkan diikuti dengan harga yang lebih murah dan stabil di tingkat konsumen," jelas Babay.

Baca Juga: Anies Resmikan JakGrosir Pulau Tidung

Babay menambahkan, untuk mendukung transaksi keuangan para pedagang Perumda Pasar Jaya di JakGrosir, Bank DKI juga menyediakan produk Tabungan Monas Bisnis Perkulakan. Melalui produk tabungan ini, para pedagang memiliki kemudahan untuk bertransaksi di Perumda Pasar Jaya seperti JakGrosir dan Mini DC Perumda Pasar Jaya.

"Selain itu, para pedagang juga memiliki kemudahan untuk mendapatkan pinjaman dari Bank DKI untuk modal usaha dalam bentuk fasilitas aflopend ataupun pinjaman rekening koran," tandas Babay.

Menurut Babay, Bank DKI bersama dengan Pemprov DKI Jakarta telah memiliki program digital island yaitu program inklusi keuangan untuk membudayakan cashless transaction masyarakat di Kepulauan Seribu. Melalui program ini, Bank DKI menyediakan 86 mesin EDC di 8 pulau, 300 merchant JakOne Mobile, 12 agen Laku Pandai serta 11 mesin ATM di 7 Pulau.

"Harapannya, masyarakat Kepulauan Seribu maupun pengunjung wisatawan di mudahkan dalam bertransaksi pada layanan perbankan," pungkas Babay Parid Wazdi.



Sumber: BeritaSatu.com