Polisi Amankan Ratusan Orang Diduga Perusuh di Jakarta

Polisi Amankan Ratusan Orang Diduga Perusuh di Jakarta
Petugas kepolisian memecah konsentrasi massa yang bertahan di kawasan Palmerah arah Keboyoran atau Permata Hijau, Jakarta, Senin (30/9/2019). (Foto: Antara / Fathur Rochman)
Bayu Marhaenjati / CAH Selasa, 1 Oktober 2019 | 15:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya dan Polres jajaran mengamankan 519 orang pasca-aksi unjuk rasa yang berujung rusuh, di Ibu Kota Jakarta, Senin (30/9/2019) hingga Selasa (1/10/2019) dini hari.

"Total jajaran Polda dan Polres, 519 orang (diduga) perusuh yang diamankan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (1/10/2019).

Dikatakan Argo, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengamankan 163 orang, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya 82 orang, dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus 70 orang.

"Sementara, Polres Jakarta Utara mengamankan 36 orang, Polres Jakarta Pusat 11 orang dan Polres Jakarta Barat 157 orang," ungkap Argo.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga perusuh itu. Belum diketahui, berapa orang yang akan dilakukan pembinaan dan berapa yang diproses hukum karena diduga melanggar pidana.

Diketahui, aksi unjuk rasa mahasiswa dan pelajar terkait penolakan RKUHP dan UU KPK, di kawasan DPR RI, Jalan Gatot Subroto, berujung rusuh dan meluas ke sejumlah wilayah lainnya, Senin sore hingga Selasa dini hari.

Sejumlah rambu lalu lintas, pembatas jalan dan pos polisi rusak imbas dari kerusuhan itu. Sementara, berdasarkan informasi sebanyak 210 orang dibawa ambulans Pemprov DKI ke sejumlah rumah sakit, dan 15 diantarannya harus menjalani rawat inap.



Sumber: BeritaSatu.com