Anies Terus Naikkan Anggaran TGUPP Sejak 2017
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Anies Terus Naikkan Anggaran TGUPP Sejak 2017

Jumat, 4 Oktober 2019 | 15:08 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Selama Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta, tidak hanya jumlah Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang bertambah, tetapi juga anggaran untuk tim ini. Dari tahun ke tahun, terus meningkat.

Berdasarkan hasil penulusuran Beritasatu.com melalui apbd.jakarta.go.id, anggaran TGUPP dari 2017 hingga 2019 mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Kenaikan anggaran yang paling drastis terjadi pada tahun 2018. Bila pada 2017, alokasi anggaran untuk TGUPP sebesar Rp 1,07 miliar, maka pada 2018, Anies mengalokasikan anggaran TGUPP sebesar Rp 16,20 miliar.

Kemudian, anggaran TGUPP kembali dinaikkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2019. Anies mengusulkan anggaran TGUPP sebesar Rp 19,88 miliar. Namun, oleh DPRD DKI disetujui sebesar Rp 18,99 miliar.

Kemudian pada tahun ini, dalam kebijakan umum anggaran-plafon prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk Rancangan APBD DKI 2020, anggaran TGUPP diusulkan Rp 26,5 miliar. Namun dalam pembahasan, alokasi anggaran itu diturunkan menjadi Rp 21 miliar.

Alokasi anggaran TGUPP dimasukkan dalam pos anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI. Dengan nama kegiatan Penyelenggaraan Tugas TGUPP.

Kepala Bappeda DKI Jakarta, Sri Mahendra mengakui adanya rencana kenaikan anggaran dalam KUA-PPAS 2020 untuk TGUPP. Namun, ia membantah anggarannya mencapai Rp 26,5 miliar, melainkan Rp 21 miliar.

“Itu untuk penyesuaian jumlah dan grade anggotanya,” kata Sri Mahendra, Jumat (4/10/2019).

Saat ini, anggota TGUPP berjumlah 67 orang. Kemungkinan jumlahnya bisa bertambah atau berkurang sesuai dengan Peratugan Gubernur (Pergub) Nomor 16 tahun 2019 tentang TGUPP. Dalam aturan ini, jumlah TGUPP tidak dibatasi.

Anies Baswedan membantah adanya kenaikan anggaran TGUPP dalam KUA-PPAS APBD DKI 2020.

“Tidak, tidak. Tetap. Tetap. Tidak ada perubahan. Tetap sama terus. Kita tetap, anggarannya tidak berubah,” kata Anies Baswedan.

Meski awak media mengatakan dalam dokumen KUA-PPAS DKI 2020 tertulis alokasi anggaran TGUPP tercantum angka Rp 26,5 miliar, Anies Baswedan tetap bersikukuh anggaran TGUPP pada tahun depan tidak berubah.

“Tidak berubah. Confirm. Cukup. Pokoknya tetap, tidak berubah,” tukas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Seperti diketahui, TGUPP dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) semasa masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Tugas dari TGUPP ini untuk memantau dan memberikan masukan kepada Gubernur untuk membangun Jakarta. Sehingga semua SKPD dan UKPD DKI dapat bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat dan mendukung pembangunan Kota Jakarta.

Pada era Gubernur DKI Jokowi, jumlah TGUPP sangat kecil yakni hanya tujuh orang. Anggarannya tidak dialokasikan di APBD DKI, melainkan menggunakan anggaran operasional Gubernur DKI. Sehingga tidak dipermasalahkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) atau DPRD DKI.

Kemudian, saat Gubernur DKI dijabat Basuki Tjahaja Purnama (BTP), jumlah TGUPP membengkak menjadi 26 orang. Lagi-lagi ini tidak masuk dalam APBD DKI, karena menggunakan anggaran operasional Gubernur DKI.

Namun, sejak era kepemimpinan di tangan Anies Baswedan, jumlah TGUPP bertambah drastis menjadi 73 orang saat dibentuk. Saat ini, sudah berkurang menjadi 67 orang. Ironisnya, anggaran untuk menggaji mereka dialokasikan dalam APBD DKI. Sehingga sempat mendapat penolakan baik dari Kementerian Dalam Negeri maupun DPRD DKI.

Tabel Anggaran TGUPP DKI era Anies Baswedan

Tahun Usulan Disetujui

2017 Rp 1,69 Miliar Rp 1,07 Miliar
2018 Rp 19,88 Miliar Rp 16,20 Miliar
2019 Rp 19,88 Miliar Rp 18,99 Miliar
2020 Rp 26,5 Miliar (masih dibahas DPRD DKI)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA


Kopilot Rimbun Air Fajar Dimakamkan, Ratusan Warga Iringi Jenazah

Kopilot Rimbun Air, M Fajar Dwi Saputra (26), dimakamkan di TPU Kresek, RW 13 Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Hari Ini, Sebagian Wilayah Jakarta Hujan Ringan dan Sedang

Waspada juga potensi hujan disertai kilat dan petir di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Soal Gugatan Polusi Jakarta, Anies Klaim Sudah Lakukan Perbaikan Kualitas Udara

Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan Instruksi Gubernur No. 66/ 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Hargai Jasa Mantan Sekda DKI, Anies Ubah Nama GOR Rorotan Jadi GOR Sekda Saefullah

Anies mengatakan penamaan ini diresmikan tepat setahun wafatnya almarhum Saefullah pada 16 september 2020.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Eks Napi Sebut Peredaran Narkoba Redup Saat Antasari Azhar di Lapas Tangerang

peredaran narkotika di Lapas Tangerang sempat meredup kala mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar mendekam di sana.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Medina Zein Dilaporkan ke Polisi soal Dugaan Pengancaman

Laporan terhadap Medina Zein dibuat oleh seseorang perempuan bernama Samira, dengan nomor: LP 4590/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertanggal 16 September 2021.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Vaksinasi untuk Pengidap Komorbid di Bogor Baru 20%

Vaksinasi Covid-19 dengan sasaran pengidap komorbid di Kota Bogor baru mencapai 20%

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Masuk Musim Hujan, Dinkes Kota Tangerang Sosialisasi Pencegahan DBD

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kot Tangerang mulai melakukan sosialiasi pencegahan penyakit DBD.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Oktober, Chile Izinkan Pelancong Asing yang Divaksinasi Covid Lengkap

Oktober, Chile Izinkan Pelancong Asing yang Divaksinasi Covid Lengkap

DUNIA | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings