SUMBANGSIH BAGI NEGARA DAN KELUARGA

CMNP Mulai Konstruksi Tol Wiyoto Wiyono Harbour II

CMNP Mulai Konstruksi Tol Wiyoto Wiyono Harbour II
Penasihat Perusahaan CMNP Jusuf Hamka dan Dirut CMNP Fitria Jusuf beserta Kepala BPJT Danang Perikest menggelar syukuran pembangunan ruas tol Wiyoto Wiyono Harbour II
Parluhutan Situmorang / PAR Sabtu, 5 Oktober 2019 | 08:02 WIB

JAKARTA - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menggelar syukuran pembangunan tol Wiyoto Wiyono Harbour Road II sepanjang 9,53 kilometer. Pembangunan ruas tol ini dilakukan dalam dua tahap yang pengerjaannya sekaligus dengan jangka waktu tiga tahun.

Harbour Road II dibangun seluruhnya melayang atau elevated, sehingga minim pembebasan lahan. Ruas tol dibangun dengan metode double decker dan sosro bahu. Ruas ini nantinya mengubungkan Tanjung Priok hingga Pluit. Ruas ini juga diharapkan mampu untuk memperlancar arus barang dari dan menuju pelabuhan Tanjung Priok. Sedangkan bertindak sebagai kontraktor utama adalah PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Penasihat Perusahaan CMNP Jusuf Hamka mengatakan, ruas tol ini menelan investasi berkisar Rp 13,5 triliun. "Pendanaan proyek berasal dari kas internal, pinjaman bank, penerbitan obligasi global, maupun rigts issue, " ujarnya di disela Syukuran Pembangunan tol Habour II, di Jakarta, Jumat (4/10).

Selain itu, dia mengatakan, pemegang saham telah berkomitmen penuh untuk mendanai hingga tuntas pembangunan ruas tol ini, sehingga CMNP nantinya tidak kesulitan untuk merampungkan proyek ini. Skema pembiayaan konstruksi proyek juga dilakukan dengan model turnkey project, yaitu pendanaan konstruksi bersumber dari kontraktor dan dibayarkan secara bertahap berdasarkan progress pengerjaan.

Jusuf menambahkan, pembiayaan pembangunan ruas tol ini murni dari pihak swasta atau tidak menggunakan dana pemerintah. “Kami bisa mengatakan dengan bangga bahwa jalon tol ini murni dibiayai oleh swasta tanpa menggunakan anggaran pemerintah. Ruas tol Harbour II merupakan satu-satunya jalan tol yang murni dibiayai oleh swasta,” terangnya.

Selain itu, Jusuf menambahkan, pembangunan tol ini dikerjakan seluruhnya oleh anak-anak bangsa dan tanpa melibatkan perusahaan asing. Kontraktor yang ditunjuk untuk menangananinya adalah Waskita Karya. Desain hingga pekerja nantinya seluruhnya merupakan anak-anak bangsa. “Jalon tol Harbour II ini sebagai sumbangsih saya kepada negara. Ruas ini juga kupersembangkan kepada istri dan anak-anak saya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, pemerintah telah menerbitkan penambahan ruang lingkup ruas tol Wiyoto Wiyono Harbour II per 26 Agustus 2019, sehingga pembangunan ruas bisa dimulai. Sebagaimana diketahui dengan adanya penambahan ruang lingkup ruas tol Wiyoto Wiyono akan membuat konsesi Harbour Road 2 yang berakhir pada 2025 bakal diperpanjang hingga 2060.

Pihaknya berharap pembangunan ruas tol Harbour II bisa sesuai denga visi pemerintah bahwa pembangunan infrastruktur harus bisa memberikan bermanfaat. "Kami berharap ini merupakan proyek tol yang sesuai aturan di BPJT dan Binamarga dan tidak sekedar bangun infrastruktur besar, " ungkapnya.



Sumber: Investor Daily