Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng, Polisi Tangkap 8 Orang

Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng, Polisi Tangkap 8 Orang
Ninoy Karundeng (tengah). ( Foto: Facebook Ninoy Karundeng )
Bayu Marhaenjati / CAH Senin, 7 Oktober 2019 | 15:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi telah menangkap delapan orang terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap pegiat media sosial Ninoy Karundeng.

"Ya ada beberapa yang sudah ditangkap dan dilakukan pengamanan di Polda Metro Jaya. Sampai saat ini ada delapan orang ya," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/10/2019).

Menyoal siapa saja identitas dan peran para pelaku, Argo belum bisa menjelaskannya, karena masih dalam pemeriksaan

"Ada beberapa yang sudah kita lakukan penentapan tersangka, nanti peran-peran dari mereka masing-masing akan saya jelaskan setelah saya mendapat info dari penyidik," ungkap Argo.

Diketahui, rekaman video berisi Ninoy Karundeng diduga diculik dan dianiya viral di media sosial. Dalam video berdurasi 2 menit 45 detik itu, Ninoy diinterogasi oleh seseorang terkait kegiatannya di media sosial. Wajahnya, nampak lebam-lebam.

Interogasi itu, dilakukan di dalam sebuah ruangan. Saat itu, Ninoy juga dipaksa untuk mengakui kalau dia merupakan buzzer Jokowi-Amin, dan mendapatkan bayaran berapa.

Berdasarkan informasi, Ninoy diduga diculik sekelompok orang ketika berada di tengah aksi massa, di kawasan Pejompongan, Senin (30/9/2019) kemarin. Selanjutnya, dia dibawa ke sebuah tempat dan diinterogasi oleh beberapa orang. Setelah itu, dia diantar pulang ke rumahnya, Selasa pagi.



Sumber: BeritaSatu.com