Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dipastikan Tidak Bebani Masyarakat

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dipastikan Tidak Bebani Masyarakat
Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dipastikan Tidak Bebani Masyarakat ( Foto: Youtube.com/BeritaSatu / BSTV )
Ahmad Salman / YTB Senin, 7 Oktober 2019 | 22:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris meyakini kenaikan iuran peserta tak akan membebani masyarakat. Kenaikan iuran dikarenakan defisit akibat banyaknya fraud dan tingkat kolektibilitas yang rendah.

Fahmi mengatakan, belum lama ini, untuk peserta kelas I diminta membayarkan iuran Rp 160.000 tiap bulan. Bila dihitung per hari nominal tersebut sangat terjangkau kurang lebih Rp 5.000 per hari.

Sementara peserta kelas II diwajibkan membayar iuran sebesar Rp 110.000 bulan. Jika dikalkulasikan dalam tiap hari, para peserta cukup menyisihkan dana sekitar Rp 3.000. Selanjutnya untuk kelas tiga sekitar Rp 1.800 hingga Rp 1.900 per hari.

Masyarakat yang benar-benar tak mampu iurannya akan dibayarkan pemerintah. Masyarakat ini masuk kategori penerima bantuan iuran.



Sumber: BeritaSatu TV