Munarman Juga Dicecar Komunikasi dengan Salah Satu Tersangka
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Munarman Juga Dicecar Komunikasi dengan Salah Satu Tersangka

Kamis, 10 Oktober 2019 | 07:10 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, memberikan 18 pertanyaan kepada Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman, dalam pemeriksaan terkait kasus penganiayaan pegiat media sosial Ninoy Karundeng. Pertanyaan yang didalami penyidik seputar komunikasi Munarman dengan salah satu tersangka bernama Supriadi alias S melalui WhatsApp (WA).

"Tadi ada 18 pertanyaan seputar WA dari dan ke Munarman dan ke salah satu yang ditahan pak Supriadi. Seputar itu saja, dan itu isi WA dua hari setelah kejadian tanggal 30 yang terkait dengan Ninoy, agak jauh sebenarnya subtansinya," ujar Azis Yanuar selaku kuasa hukum Munarman, Rabu (9/10/2019).

Dikatakan Azis, pemeriksaan terhadap Munarman, termasuk tanda tangan berita acara pemeriksaan (BAP) sudah selesai, selepas Magrib tadi. Namun, selanjutnya penyidik masih akan melakukan pemeriksaan konfrontir antara Munarman dan tersangka Supriadi.

"Kalau alasan teknisnya bahwa keterangan dari Pak Munarman mau dikonfrontir dari Pak Supriadi yang saat ini ditahan di Krimum," ungkapnya.

Menyoal apa ada perbedaan pernyataan Munarman dengan Supriadi sehingga harus dikonfrontasi, Azis menyampaikan, tidak ada perbedaan.

"Tidak ada perbedaan karena fakta-fakta yang ditunjukan di HP itu sama. Hanya pemeriksaan biasa, dari BAP sudah ditandatangani," katanya.

Menurut Azis, Munarman dan Supriadi berkomunikasi terkait masalah hukum, dua hari setelah kejadian kasus penganiayaan terhadap Ninoy.

"Isinya bahwa S tadi itu menanyakan ada pihak-pihak mengaku Polda bagaimana? Lalu pak Munarman selaku penasihat hukum, memberikan saran konsultasi hukum. Lalu point kedua, terkait bahwa di dalam masjid itu ada CCTV. Nah, itu tolong diamankan kalau nanti hal-hal yang mungkin diperlukan. Bukan, bukan (minta dihapus). Justru yang mau tahu, faktanya digunakan pihak kepolisian," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Munarman Dicecar Soal Peristiwa di Masjid Al Falah

Munarman mengklaim belum sempat melihat rekaman CCTV masjid tempat Ninoy disiksa sejumlah orang.

MEGAPOLITAN | 10 Oktober 2019

PSI Kritik Anies yang Tolak Buka Anggaran ke Publik

Publik harus mengetahui seperti apa isi dokumen KUA-PPAS yang disusun oleh eksekutif.

MEGAPOLITAN | 9 Oktober 2019

Sekjen PA 212 Ajukan Penangguhan Penahanan

Hingga saat ini Bernard masih berada di dalam ruang tahanan Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

MEGAPOLITAN | 9 Oktober 2019

PSI Tuntut Transparansi Anggaran, Anies Bergeming

PSI DKI Jakarta menyayangkan sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang terus menolak membuka dokumen anggaran ke publik.

MEGAPOLITAN | 9 Oktober 2019

Pemprov DKI Akan Siagakan Satgas Tangani Sampah di Pintu Air

Pemprov DKI akan menambah saringan sampah di Pintu Air Pasar Rebo, Kampung Melayu, dan Season City.

MEGAPOLITAN | 9 Oktober 2019

Sidang Nunung, Jaksa Hadirkan Saksi Mahkota

Satu saksi mahkota atas nama Hadi Moheryanto adalah penjual sabu-sabu.

MEGAPOLITAN | 9 Oktober 2019

Penganiayaan Ninoy, Novel Bamukmin Bakal Diperiksa

Juru bicara Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin dipanggil sebagai saksi terkait kasus penganiayaan Ninoy Karundeng.

MEGAPOLITAN | 9 Oktober 2019

Pengunjung Disarankan Hindari Kontak dengan Ubur-ubur

Pengunjung Kawasan Wisata Ancol disarankan menghindari kontak dengan ubur-ubur.

MEGAPOLITAN | 9 Oktober 2019

Tersangka Pengibar Bendera Bintang Kejora Diperiksa Kesehatannya

Aktivis Front Rakyat Indonesia untuk Papua Barat Surya Anta Ginting, diperiksa kesehatannya di Rumah Sakit Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

MEGAPOLITAN | 9 Oktober 2019

Pelantikan Presiden, Polisi Antisipasi Potensi Kerawanan

Polda Metro Jaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dengan melakukan deteksi dini, jelang dan pada saat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

MEGAPOLITAN | 9 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS