DKI Minta PT KAI Sediakan Parkir Sepeda di Stasiun KRL

DKI Minta PT KAI Sediakan Parkir Sepeda di Stasiun KRL
Syafrin Liputo ( Foto: Istimewa )
Lenny Tristia Tambun / CAH Kamis, 10 Oktober 2019 | 14:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Dengan dibangunnya jalur sepeda sepanjang 63 kilometer (km) di ruas jalan yang diterapkan kebijakan perluasan pembatasan kendaraan bermotor melalui nomor polisi ganjil genap (gage), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengharapkan setiap stasiun kereta rel listrik (KRL) disediakan parkir sepeda.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan hingga saat ini stasiun kereta belum menyiapkan parkir sepeda. Karena itu, pihaknya sedang berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk dapat menyediakan jalur dan parkir sepeda di setiap stasiun.

“Di stasiun memang belum. Kita akan koordinasikan dengan PT KAI dalam hal ini Daop I, untuk di setiap stasiun disiapkan jalur sepedanya juga,” kata Syafrin Liputo di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Ia optimistis rencana penyediaan parkir sepeda di stasiun kereta didukung PT KAI. Mengingat, sudah ada kebijakan PT KAI, penumpang boleh membawa masuk sepeda lipat ke dalam kereta. Sekarang tinggal mendorong penyediaan jalur dan parkir sepeda di setiap stasiun.

“Sudah (komunikasi). Kita sudah koordinasikan. Bahkan di keretanya kan sudah boleh masuk. Sudah lama itu. Tinggal sekarang, seiring dengan program Jakarta Ramah Bersepeda, kita akan dorong untuk penyiapan parkir sepeda di setiap stasiun,” jelas Syafrin Liputo.

Setelah parkir sepeda disediakan di stasiun, lanjutnya, maka harus didukung dengan rambu atau tanda yang lengkap untuk menginformasikan kepada pesepeda. Bahwa di stasiun tersebut disediakan parkir sepeda.

“Kemudian ada pengarah mulai dari pintu. Misalnya, sepeda diletakkan dimana, ada posisinya, ada pengarah dari luar ke tempat parkir sepeda. Apakah itu dalam bentuk marka ataupun rambu,” jelas Syafrin Liputo.

Seperti diketahui, peluncuran jalur sepeda dilakukan untuk mendukung kualitas udara di Jakarta semakin membaik. Jalur sepeda dibangun di sepanjang jalan yang diberlakukan kebijakan perluasan pembatasan kendaraan bermotor melalui sistem nomor plat mobil ganjil genap.

Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan Sosialisasi Uji Coba Desain Jalur Sepeda pada tanggal 17 September 2019. Sementara pelaksanaan uji coba tahap pertama akan dimulai pada tanggal 20 September 2019 hingga 19 November 2019.

Area uji coba akan dilaksanakan di rute jaringan jalur sepeda dengan total panjang 63 km dan dibagi dalam 3 fase meliputi wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.



Sumber: BeritaSatu.com