Kasus Narkotika, Sutradara Film Layar Lebar Ditangkap

Kasus Narkotika, Sutradara Film Layar Lebar Ditangkap
Ilustrasi sabu-sabu. ( Foto: Antara/Jojon )
Bayu Marhaenjati / YUD Rabu, 16 Oktober 2019 | 16:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, menangkap seorang sutradara bernama Amir Mirza Gumay dan dua rekannya Budi Kurniawan serta Trisna, terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, di daerah Pasar Rebo dan Duren Sawit, Jakarta Timur. Polisi menyita barang bukti sabu-sabu, ganja dan alat hisap bong pada saat penangkapan.

"Ya benar ada tiga orang ditangkap," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (16/10/2019).

Dikatakan Argo, kronologi pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait kegiatan penyalahgunaan narkotika. Selanjutnya, penyidik melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Budi Kurniawan serta Amir Mirza Gumay, di sebuah rumah, di kawasan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, sekitar pukul 14.00, Senin (14/10/2019).

"Pada saat penangkapan disita satu plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu 0,52 gram bruto, satu alat hisap atau bong, dan dua handphone," ungkap Argo.

Argo menyampaikan, penyidik kemudian melakukan pengembangan dan menangkap tersangka Trisna, di sebuah rumah kontrakan, di Kampung Rawa Domba, Duren Sawit, Jakarta Timur. Turut diamankan barang bukti satu plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika sabu-sabu seberat 0,38 gram bruto, satu linting ganja seberat 0,27 gram, timbangan, bong, dan satu handphone.

"Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polda Metro Jaya. Saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik," kata Argo.

Argo menyampaikan, tersangka Amir Mirza merupakan sutradara film layar lebar berjudul Anak Negeri Metalith (2013), sementara Budi Kurniawan, berprofesi sebagai teknisi lighting dan assisten juru kamera. "Tersangka bekerja di bidang perfilman," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com