PLN Pastikan Pasokan Listrik Pelantikan Presiden Aman

PLN Pastikan Pasokan Listrik Pelantikan Presiden Aman
Petugas PLN Unit Induk Pusat Pengaturan Beban (UIP2B) Gandul melakukan inspeksi harian berupa thermovisi atau pengukuran suhu panas pada paralatan kelistrikan yang ada di UIP2B Gandul Depok, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019). PLN menjamin ketersedian suplai listrik ke masyarakat untuk kebutuhan Lebaran dan diperkirakan pada saat Lebaran terjadi penurun beban puncak listrik pada sistem kelistrikan sistem Jawa Bali sebesar 56 persen hingga 60 persen dikarenakan banyak Industri dan perkantoran yang libur. ( Foto: ANTARA FOTO / Muhammad Iqbal )
Vento Saudale / FMB Sabtu, 19 Oktober 2019 | 16:12 WIB

Bogor, Beritasatu - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan ikut membantu pasokan listrik guna mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019). Selain pasokan listrik, sejumlah personil PLN juga siaga.

Hal itu dikatakan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten Doddy B Pangaribuan di temui dalam kunjungannya di Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat (18/10/2019) malam.

Dalam penjelasannya, Doddy menuturkan, PLN UID Banten akan membantu pasokan listrik ke wilayah DKI Jakarta dengan daya sebesar 1.000 hingga 1.500 megawatt guna mendukung perhelatan pelantikan presiden.

"PLN siaga mulai dari H-2, Kamis (17/10/2019) hingga H+1, Senin (21/10/2019). Hal itu dalam rangka memastikan pasokan listrik pelantikan presiden dan wakil presiden tepilih Minggu nanti," papar Doddy.

Ada pun beberapa lokasi atau venue yang menjadi fokus pasokan listrik, lanjut Doddy, yakni Gedung MPR-DPR, instalasi kantor pemerintah, juga lokasi-lokasi nonton bareng di Jakarta.

"Selain pasokan listrik, kita juga siapkan genset. Itu untuk memastikan, seperti lokasi-lokasi seperti nonton bareng tidak mengalami gangguan listrik," katanya.

Guna memastikan pasokan listrik, berjalan lancar. PLN UID Banten juga menambah personil pengamanan, khususnya di lokasi kantor PLN, pusat pembangkit listrik, dan instalasi pusat pengatur beban.

"Objek vital biasanya tiga personil kita tambah menjadi 10 personil gabungan petugas PLN, polisi, dan TNI. Totalnya ada sekitar 300 personel," tandas Doddy.

Doddy berharap, seluruh rangkaian acara pelantikan yang bersejarah nanti dalam berjalan baik. PLN sebagai pemasok listrik juga memastikan aliran dapat berjalan dengan baik.



Sumber: BeritaSatu.com