Korps Alumni KNPI DKI Diharapkan Bersinergi Bangun Jakarta

Korps Alumni KNPI DKI Diharapkan Bersinergi Bangun Jakarta
Gubernur DKI, Anies Baswedan, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi dan Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik menghadiri pelantikan Pengurus Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta masa bakti 2019-2023 di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (30/10/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FER Rabu, 30 Oktober 2019 | 23:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengharapkan Pengurus Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta menjadi contoh bagi daerah lain dalam mencetak kader sebagai pemimpin, dan mampu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam membangun Kota Jakarta.

Baca Juga: Soal Komponen Anggaran, Anies Salahkan Sistem

"Ini merupakan Korps Alumni KNPI DKI yang pertama di Indonesia. Jadi saya ucapkan selamat kepada para pengurus daerah Korps Alumni KNPI di Jakarta. Saya berharap bisa menjadi contoh dalam menjalnkan roda organisasi dan menjadi salah satu pemasok dalam mencetak kader sebagai pemimpin,” kata Anies Baswedan saat menghadiri pelantikan Pengurus Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta masa bakti 2019-2023, di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Dengan memakai seragam KNPI, Anies Baswedan menyatakan, organisasi kepemudaan ini memiliki kader yang hebat. Karena itu, ia juga berharap KNPI bisa bekerja sama dengan Pemprov DKI dalam menyelesaikan pekerjaan rumah Kota Jakarta.

"Alumni KNPI ini luar biasa banyak. Kita mohon dukungannya untuk menyelesaikan masalah PR Jakarta," ujar Anies Baswedan.

Baca Juga: Sambangi Anies, Erick Thohir Bahas Integrasi Transportasi

Anies menilai, kerja sama dengan KNPI DKI, terutama Korps Alumni sangat penting. Mengingat permasalahan kota Jakarta sangat majemuk. Maka diperlukan pemuda yang benar-benar bersatu dalam damai untuk membantu penyelesaian masalah Kota Jakarta. Jika Korps Alumni KNPI DKI bisa melakukan hal itu, maka efeknya akan menjalar ke seluruh Indonesia.

"Bersatunya Jakarta bersatunya Indonesia, damainya Jakarta damainya Indonesia. Banyak aktivis KNPI yang sudah paripurna, masih terus aktif. Ada di ormas, di partai dan adanya korps alumni seperti ini membuat partai-partai yang berbeda, ormas yang berbeda memiliki wadah komunikasi dan berinteraksi,” terang Anies Baswedan.

Meskipun ada perbedaan pandangan, lanjutnya, juga perbedaan kebijakan antar partai, ormas atau organisasi masyarakat, tetapi mereka tergabung dalam satu forum dimana semuanya bisa berkomunikasi bersama-sama.

Baca Juga: Anies Enggan Komentar soal Anggaran Sewa Influencer

"Itu menurut saya satu nilai positif adaya forum seperti ini. Mudahan ini menjadi pengurus pertama yang menjadi contoh. Selamat bertugas, semoga dapat menjalankan sebaik-baiknya," tandas Anies Baswedan.

Dalam acara yang sama, Ketua Dewan Penasehat Korps Alumni KNPI DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, mengatakan adanya perbedaan partai dan organisasi dalam kepengurusan Korps Alumni KNPI DKI, tidak menjadi rintangan untuk mewujudkan persamaan persepsi dalam membangun Kota Jakarta.

"Justru perpedaan latar belakang organisasi dan partai, dapat digunakan untuk membangun persepsi yang sama dalam membangun Kota Jakarta dan menyejahterakan warganya. Ayo kedepan, kita membangun Kota Jakarta dalam satu persamaan persepsi yang baik. Untuk menuju pembangunan Kota Jakarta yang maju," ucap Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Sementara itu, Ketua Korps Alumni KNPI DKI, Mohamad Taufik, menambahkan, pengalaman para anggota Korps Alumni KNPI DKI menjadi aktivis telah menjadi bekal untuk turut berkiprah membangun Jakarta menjadi lebih baik.

"Kami siap bersinergi dengan Pemprov DKI dalam berkontribusi membangun Jakarta menjadi lebih baik ke depan," kata Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI.



Sumber: BeritaSatu.com