Kepala SKPD Dinilai Lebih Takut kepada TGUPP DKI

Kepala SKPD Dinilai Lebih Takut kepada TGUPP DKI
Gembong Warsono (Foto: Istimewa)
Lenny Tristia Tambun / FER Rabu, 30 Oktober 2019 | 23:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi A DPRD DKI menilai para kepala dinas atau pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI sangat takut dengan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI.

Baca Juga: TGUPP Diminta Transparan Tunjukkan Kinerja

Anggota Komisi A DPRD DKI, Purwanto, membenarkan hal itu. Ia mempertanyakan mengapa kepala dinas sangat takut dengan TGUPP.

"Saya justru melihat kepala dinas SKPD ini takut banget sama TGUPP, kenapa ya?" kata Purwanto dalam rapat pembahasan KUA-PPAS 2020 bersama SKPD di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Baca Juga: Ini Besaran Gaji TGUPP DKI

Purwanto mengungkapkan, ketakutan kepala SKPD terhadap TGUPP mengakibatkan terhambatnya komunikasi antara SKPD dan DPRD DKI. Imbasnya, program-program gubernur ikut terhambat.

Hal itu dikarenakan, para pimpinan SKPD selalu minta arahan dan izin dari TGUPP terlebih dahulu sebelum melakukan eksekusi terhadap program kegiatan yang telah dianggarkan.

"Mereka (SKPD) minta izin arahan tim TGUPP sehingga ada missing komunikasi yang justru menghambat akselerasi gubernur," ujar anggota Fraksi Partai Gerindra itu.

Baca Juga: DPRD DKI Harus Gugat Keberadaan TGUPP

Purwanto juga mempertanyakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) anggota TGUPP. Karena kinerja anggota TGUPP dinilainya sangat tertutup. Karena itu, Purwanto meminta tupoksi anggota TGUPP dibuka agar DPRD DKI memahami tugas-tugas mereka. "Tolong dibuka tugas-tugas dan fungsi mereka seperti apa selama ini,” tegas Purwanto.

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi A DPRD DKI lainnya, Lukmanul Hakim. Ia mengatakan kepala dinas lebih takut dengan TGUPP dibandingkan dengan DPRD DKI. Padahal, DPRD DKI dipilih oleh rakyat dan disumpah sebelum menjalankan tugasnya.

"Dinas itu lebih takut sama TGUPP daripada DPRD, padahal kami dipilih oleh rakyat dan disumpah, mengikat sumpah kami untuk pengawasan budgeting dan regulasinya," kata Lukmanul Hakim yang merupakan anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

Sementara anggota Komisi A DPRD DKI, Gembong Warsono, mengungkapkan alasan kepala dinas atau pimpinan SKPD takut terhadap TGUPP. Dikarenakan orang-orang yang ditempatkan di TGUPP adalah menuturkan, kepala SKPD takut terhadap TGUPP karena anggota TGUPP adalah pribadi yang sangat dengan Gubernur DKI.

"Karena betul-betul menakutkan. Siapa pun yang melekat pada gubernur karena TGUPP melekat langsung,” kata Gembong Warsono.



Sumber: BeritaSatu.com