Anies Akan Upgradding Sistem e-Budgeting Era Ahok
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Anies Akan Upgradding Sistem e-Budgeting Era Ahok

Sabtu, 2 November 2019 | 11:27 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Melihat ada kekurangan sistem penganggaran elektronik (e-budgeting) yang diimplementasikan Gubernur DKI sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau dikenal Ahok, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan melakukan upgrading (peningkatan) sistem tersebut.

“Intinya adalah kalau kita memiliki aplikasi, maka aplikasi itu selalu mengalami perkembangan. Jadi yang normal saja,” kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Ditegaskannya, upgrading bukan mengganti sistem, melainkan meningkatkan kualitas sistem e-budgeting menjadi semakin pintar dalam memudahkan penginputan anggaran. “Bukan mengganti ya. Upgrading. Kalau mengganti kesannya meniadakan sama sekali. Upgrading saja, sehingga sistemnya smarter and smarter,” ujar Anies Baswedan.

Soal sistem e-budgeting yang diinginkan Anies Baswedan enggan menjelaskan secara detail perombakan. Namun dipastikan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas dan smart system. “Itu kita pegang,” tegas Anies Baswedan.

PDI-P Tawarkan Bantuan Sisir Anggaran, Anies Tak Merespons

Anies Baswedan hanya memberikan sedikit bocoran bahwa sistem e-budgeting tetap bisa diakses publik. Bahkan selain bisa dilihat, publik juga bisa memberikan komentar. “Kalau saat ini, publik hanya bisa melihat tapi tidak bisa memberikan komentar,” ujar Anies Baswedan.

APBD DKI Janggal, Ini Kata Kemdagri

Ia membantah pandangan upgrading sistem e-budgeting dilakukan saat adanya temuan-temuan anggaran janggal yang sudah viral di masyarakat. Menurutnya, upgrading sistem tersebut sudah dikerjakan setahun lebih, dan akan diterapkan Januari 2020. “Itu sudah dikerjakan. Artinya tidak dibikin ramai. Itu sudah dikerjakan setahun lebih. Sudah direncanakan akan dilaunching akhir tahun ini,” jelas Anies Baswedan.

Sistem e-budgeting yang baru diklaim akan dibuat lebih canggih sehingga bisa mendeteksi anggaran-anggaran janggal yang dimasukkan ke dalam sistem itu. "(Ada) faktor security data, partisipasi, termasuk faktor pengujian semua informasi," kata Anies Baswedan.

Dipastikannya sistem e-budgeting sekarang akan berbeda dengan sistem yang lama. Karena ia melihat sistem e-budgeting era BTP masih ada unsur manusianya. Sehingga kalau orang yang mengerjakan sedang malas, tidak tertib administrasi dan tidak tahu penginputan anggaran, maka ditemukan kasus-kasus seperti sekarang berulan-ulang setiap tahunnya.

“Informasinya bukan informasi yang sesungguhnya digunakan. Tapi sisi lain, ada faktor sistem. Karena perilaku seperti itu bisa dikerjakan di sistem ini. Nah sistemnya nanti bukan saja faktor ini. Termasuk faktor security data, partisipasi, termasuk faktor pengujian semua informasi. Nah nanti ketika ini diluncurkan kita akan tunjukkan secara detail,” papar Anies Baswedan.

Pemprov DKI Jakarta menggunakan sistem e-budgeting lama dalam menyusun rancangan APBD 2020. Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) diketahui tidak serius menyusun rancangan anggaran tersebut. Berbagai pihak pun mengkritik penyusunan anggaran itu. Menanggapi hal tersebut, Anies menyalahkan sistem yang ada. Menurut Anies, kesalahan input anggaran disebabkan adanya kesalahan sistem digital. Sistem itu seharusnya bisa dilakukan dengan smart system, yakni sistem yang memiliki berbagai algoritma tertentu untuk mendeteksi anggaran yang janggal.

“Intinya begini. Kalau yang sifatnya repetitive (pengulangan), mekanistik, itu bisa dilakukan pengujiannya oleh sistem. Tapi yang sifatnya judgement itu harus dibangun artificial intelligence. Atau menggunakan manusia. Jadi nanti biar programmer yang atur,” terang Anies Baswedan.

Anies Baswedan sangat menginginkan sistem yang baru ini bisa mendeteksi anggaran yang janggal. “Kalau kemarin ada nilai Rp 82,8 miliar, itu masuk akal saja tidak bisa diterima. Atau yang saya tunjukkan tadi malam. Membeli penghapus Rp 83 miliar, sudah enggak masuk akal. Yang begitu-begitu oleh sistem seharusnya bisa ditolak. Itu penting, supaya kita bisa membedakan antara kekeliruan dan manipulasi,” ungkap Anies Baswedan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Awal Pekan, Volume Pengguna KRL Bertambah

KAI Commuter mencatat terjadi penambahan jumlah pengguna kereta rel listrik (KRL) awal pekan ini.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Transjakarta Berikan Pendampingan Maksimal untuk Korban Tabrakan

Transjakarta juga ikut menurunkan armada Transjakarta Care untuk membawa korban menuju ke rumah sakit terdekat.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021


Temuan Jasad Wanita Muda di Cikarang Timur, Diduga Dibunuh Suaminya Sendiri

Kuat dugaan, korban dibunuh oleh suaminya berinisial IH (26) pada Sabtu, 23 Oktober 2021 lalu.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Update Tabrakan Transjakarta, 37 Luka dan 2 Orang Meninggal

Polisi masih mencari penyebab dari kecelakaan tabrakan bus Transjakarta di Cawang tersebut dan saat ini masih dalam penyelidikan.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Tabrakan Bus Transjakarta, Polisi: 30 Orang Luka, 3 Meninggal Dunia

Korban meninggal dunia merupakan dua orang penumpang dan satu pengemudi bus TransJakarta yang sempat terjepit di belakang kemudi.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Sepekan PPKM Level 2 di Jakarta, Positivity Rate Terus Turun di Angka 0,5%

Positivity rate atau persentase kasus positif Covid-19 di Jakarta secara konsisten terus mengalami penurunan hingga saat ini sudah berada di angka 0,5%.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

HUT Ke-2, Partai Gelora Perkenalkan Diri lewat Ribuan Spanduk di Tangerang Raya

Pemasangan ribuan spanduk ini juga dimaksudkan untuk memperkenalkan Partai Gelora Indonesia ke masyarakat.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Tabrakan Bus Transjakarta di Cawang Tewaskan Seorang Penumpang

Satu penumpang yang belum diketahui identitasnya tewas dalam musibah tabrakan dua bus Transajakarta sementara lainnya mengalami luka berat dan ringan.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Pelaku Ekshibisionisme di Dekat Stasiun Sudirman Ditangkap

Polisi membekuk seorang pria berinisial WSY (27), diduga yang menjalankan aksinya, di dekat Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# Tes PCR


# Greysia Polii/Apriyani Rahayu


# Cristiano Ronaldo


# PSIS


# Sekjen Kemendagri



TERKINI
Menaker: Bonus Demografi Peluang Besar untuk Maju bagi Indonesia

Menaker: Bonus Demografi Peluang Besar untuk Maju bagi Indonesia

EKONOMI | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings