Buat Pangling, JK Minta Masjid Apung Ancol Diberi Ciri Khas

Buat Pangling, JK Minta Masjid Apung Ancol Diberi Ciri Khas
Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla meresmikan ground breaking Masjid Apung Ancol yang diinisiasi oleh BUMD Pemprov DKI Jakarta yakni PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, di tepi pantai tak jauh dari bundaran Pintu Timur Ancol Jakarta Utara, Sabtu (9/11/2019) sore. ( Foto: Suara Pembaruan / Carlos Roy Fajarta )
Carlos Roy Fajarta / FMB Sabtu, 9 November 2019 | 18:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla meminta agar pihak manajemen wisata terpadu pesisir Ancol Taman Impian memberi tanda ataupun simbol agar tempat ibadah berbentuk modern tersebut mudah dikenali jemaah yang hendak beribadah.

Hal tersebut disampaikannya saat peresmian Masjid Apung Ancol yang berlokasi di pinggir tepian pantai bundaran Pintu Timur Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu (9/11/2019).

"Masjid pada umumnya memiliki kubah karena kubah akan membuat lapang. Makanya kalau masjid di pinggir laut Ancol ini bentuknya segi lima modern dan futuristik orang bisa pangling apakah ini masjid? Mungkin nanti bisa dibuat semacam penanda supaya orang menyadari bahwa ini Masjid," ujar Jusuf Kalla, Sabtu (9/11/2019).

Ia menyebutkan bahan-bahan pembangunan di masjid tersebut juga harus antikarat dan menggunakan bahan-bahan berkualitas serta memiliki tata letak sound system yang baik.

"Harus pakai stainless steel supaya tidak berkarat. Kalau akustiknya jelek, maka didengarkan karena pekik, tapi tidak paham khotibnya berbicara apa. Tidak perlu mahal yang penting tata letaknya baik," tambah Jusuf Kalla.

Ia juga meminta teknologi yang digunakan di Masjid Apung harus baik agar bisa menjadi percontohan masjid modern lainnya di Indonesia.

"Misalnya menggunakan sensor bisa menghemat air saat wudhu, maupun dengan menggunakan teknologi angin dan cahaya alami sehingga dapat menghemat energi," tutur mantan Wakil Presiden RI ke 10 & 12 itu.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang mendengarkan sambutan Jusuf Kalla di panggung tepi pantai mengganguk mendengar sambutan Jusuf Kalla.

Perihal nama dari Masjid Apung Ancol yang menggunakan desain dari konsultan Andra Matin tersebut ia menyebutkan akan mengumumkannya di kemudian hari.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali menyebutkan pembangunan Masjid Apung Ancol menggunakan dana dari pihak Ancol dengan biaya sebesar Rp 50 miliar dan sudah memiliki perencanaan Amdal agar limbah air tidak terbuang ke laut.

"Masjid seluas 2.000 meter persegi ini menggunakan pendinginan alami dari angin (tanpa menggunakan AC) ditargetkan dapat selesai tahun depan (Desember 2020) dan dapat menampung 2.500 jemaah," kata Sahir.



Sumber: Suara Pembaruan