Sakit Hati, Motif Pembunuhan Perempuan di Rusun Cakung
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sakit Hati, Motif Pembunuhan Perempuan di Rusun Cakung

Senin, 11 November 2019 | 16:19 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi tak membutuhkan waktu lama untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang perempuan bernama Rieke Andrianti (43), di Rusun Griya Tipar Cakung, Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur. Motif pelaku berinisial JE (27) membunuh korban lantaran sakit hati, hanya karena diduga kerap diejek korban.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, berhasil membekuk tersangka JE tak lebih dari 1x24 jam setelah peristiwa pembunuhan.

"Tersangka atas nama JE. Ini tetangganya yang tinggal di rusun, di daerah Cakung, Jakarta Timur," ujar Argo, di Mapold Metro Jaya, Senin (11/11/2019).

Dikatakan Argo, pelaku tega membunuh korban hanya lantaran diduga kerap diejek korban dengan sebutan, hitam dan jelek.

"Menurut pengakuan tersangka, setiap bertemu korban selalu mengejek dengan kata-kata hitam dan jelek. Ini sering dilakukan, sejak tahun 2017. Terus berulang-ulang, lama-lama pelaku sakit hati," ungkap Argo.

Argo menyampaikan, suatu saat ketika tersangka sedang nongkrong bersama teman-temannya, sambil minum-minuman air kemasan, dia melihat jendela unit korban terbuka, sekitar pukul 02.00 WIB, Jumat (8/11/2019).

"Tersangka sempat menoleh ke rumah korban, jendela tidak terkunci, terbuka. Karena sakit hati, dia punya rencana balas dendam," katanya.

Sejurus kemudian, pelaku pamit pulang. Lalu, dia mengambil pisau dapur di rumahnya. Tak lama, tersangka menuju rumah korban dan masuk melalui jendela yang terbuka.

"Pisau dapurnya disembunyikan di dalam jaket biar orang tidak tahu. Tersangka kemudian masuk melalui jendela yang terbuka, dan menemukan korban sedang di tempat tidur dan dia tusuk menggunakan pisau. Ditusuk di leher, dada, perut, ada sekitar enam tusukan. Korban sempat menangis, namun karena perempuan tidak berdaya," jelasnya.

Setelah membunuh korban, kata Argo, pelaku masuk ke dalam kamar mandi dan mencuci pisau yang digunakan ke dalam air untuk menghilangkan bekas darah. Kemudian, dia sempat mengganti celananya yang kena noda darah dengan celana milik anak korban.

"Dia tahu celana kena darah, dia lepas. Kemudian, dia mengambil dan memakai celana anaknya korban (anaknya tidak tinggal satu rumah dengan korban-Red). Kemudian, pelaku ini mengambil tas korban, dan tas ini kemudian dimasukkan celananya tersangka yang ada darah tadi," katanya.

Argo menuturkan, selanjutnya pelaku keluar melalui jendela dan membuang barang bukti tas di got, untuk menghilangkan jejak dan barang bukti.

"Tapi semua pelaku pasti meninggalkan bekas. Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, tim Polres Jakarta Timur di-back up Jatanras akhirnya bisa melakukan penangkapan," terangnya.

Menurut Argo, tersangka dikenakan Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP, dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun. "Tersangka tidak bekerja. Kerjanya serabutan," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kebakaran di Pulomas Tewaskan Seorang Pegawai

Peristiwa kebakaran itu dilaporkan sekitar pukul 10.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 11 November 2019

Pembunuh Wanita di Pemalang Ditangkap di Jakarta

Dari pengakuan istri siri tersangka IR, setelah membunuh korban, pelaku pulang dengan baju yang berlumuran darah.

MEGAPOLITAN | 11 November 2019

Tiga JPO di Sudirman Akan Dilengkapi Lift

Revitalisasi JPO Le Meridien, Universitas Atmajaya, dan Dukuh Atas dilaksanakan pada akhir November 2019 dan selesai awal tahun 2020.

MEGAPOLITAN | 11 November 2019

3 Bandit Bersenjata Tajam Rampok Minimarket di Ciledug

Minimarket yang dirampok adalah Indomaret di Gang Masjid IX, Sudimara Timur, Ciledug, Kota Tangerang.

MEGAPOLITAN | 11 November 2019

Pemkot Bekasi Tunda Penarikan Pajak Parkir Minimarket

Terkait pelibatan ormas mengelola parkir minimarket, menurut Rahmat, Pemkot Bekasi tidak melihat ormasnya tetapi pemberdayaannya.

MEGAPOLITAN | 11 November 2019

Kursi Wagub Belum Juga Terisi, DPRD DKI Harus Bertanggung Jawab

Lambatnya pemilihan wagub disebabkan lemahnya komitmen dan kinerja dewan terdahulu.

MEGAPOLITAN | 11 November 2019

Perkara Siswa Tak Naik Kelas Berlanjut di PN Jakarta Selatan

Orangtua siswa meminta ganti rugi imateriel Rp 500 juta.

MEGAPOLITAN | 11 November 2019

Jenazah Pria Ditemukan Membusuk dalam Koper

Pada saat ditemukan, posisi mayat dilakban seluruh tubuhnya lalu dilipat agar masuk ke koper.

MEGAPOLITAN | 11 November 2019

DPD PDIP Jawa Barat Tekankan Lagi Prioritas Pembangunan Berdikari

Pembangunan berdikari yang sudah dicanangkan DPD PDIP Jawa Barat.

NASIONAL | 11 November 2019

Millennials Askrindo dan Yalisa Kembali Gelar Bersih-bersih Ciliwung

Milenials Askrindo kembali menggandeng Yayasan Lintas Sungai Abadi guna menggelar operasi bersih Sungai Ciliwung, 9-11 November 2019.

MEGAPOLITAN | 11 November 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS