BPN Kota Depok Tegaskan Verponding Tak Miliki Kekuatan Hukum
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BPN Kota Depok Tegaskan Verponding Tak Miliki Kekuatan Hukum

Selasa, 12 November 2019 | 23:34 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Depok, Beritasatu.com - Kepala Seksi Pengadaan Lahan BPN Kota Depok, Medi L, menyatakan, di Republik Indonesia Eigendom Verponding sudah tidak bisa dijadikan dasar hak atas kepemilikan atau penguasaan tanah. BPN telah mensosialisasikan hal tersebut sejak lama. Tak terkecuali untuk tanah milik Kementerian Agama (Kemag) dengan Sertifikat Hak Pakai Nomor 0002/Cisalak yang nantinya akan dibangun kampus UIII (Universitas Islam Internasional Indonesia).

"Di negara Indonesia yang sudah jauh merdeka ini, tidak ada lagi Verponding, dan kita sudah menyurat kemana-mana. Bahwa memang dulu statusnya atau asal mulanya Verponding, itu hanya asal muasal saja, atau riwayat," ujar Medi dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (12/11/2019).

BPN Kota Depok Tegaskan Verponding Tak Miliki Kekuatan Hukum

Baca Juga: Pemkot Depok Layangkan SP3 untuk Penghuni Lahan UIII

Lebih lanjut, Medi menjelaskan, sebelumnya lahan tersebut berstatus Eligendom Verponding Nomor 448 atas nama Samuel De Meyer atau William D Groot. Namun, berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1958, PP Nomor 18 Tahun 1958 dan UU Nomor 5 Tahun 1960, serta beberapa aturan lainnya atas tanah-tanah bekas hak barat telah dinyatakan sebagai milik negara.

Sebagai informasi, Eigendom Verponding atau tanah verponding merupakan produk hukum pertanahan pada zaman pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia yang melegitimasi kepemilikan seseorang atas tanah.

Setelahnya Undang-undang Pokok Agraria (UUPA) dan UU Nomor 5 Tahun 1960 mengatur bahwa tanah verponding harus dikonversi statusnya dan setiap orang yang ingin mengkonversi hak atas tanah yang dimaksud selambat-lambatnya pada 24 September 1980 silam.

"Saya tegaskan sekali lagi, Verponding dalam status hukum untuk pembuktian kepemilikan tanah di Negara Republik Indonesia yang ada di BPN ini tidak diakui lagi keberadaannya, karena sudah banyak aturan-aturan yang cukup untuk melemahkan atau membantah (Verponding) tersebut. Jadi tidak ada lagi Verponding," pungkas Medi.

Sebelumnya, sekelompok orang menolak ditertibkan dari lahan milik negara atas nama Kementerian Agama (Kemag) di Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Di bawah izin tersebut, ada 700 kepala keluarga (KK) dengan sekitar 2.000 jiwa sudah bertahun-tahun mendiami lahan tersebut.

Dimana di lahan tersebut dipilih menjadi Proyek Strategis Nasional pembangunan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Beberapa warga yang menolak penertiban menjadikan Eigendom Verponding sebagai dasar atas penguasaan tanah milik negara.

Kuasa Hukum warga Erham yang tergabung dalam Badan Musyawarah Warga Verponding Seluruh Indonesia (BMWVSI) menyatakan, warga yang menguasai lahan tersebut salah satunya adalah pemegang kuasa lahan Verponding milik keluarga D Groot.

"Warga di kawasan ini beda. Ada perbedaan status hukum, sebab ini warga Verponding. Jangan semena-mena memainkan hukum,” ujar Erham, Senin (11/11/2019).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PPKM Level 1, Penumpang MRT Jakarta Naik 31,8%

Terjadi kenaikan jumlah penumpang MRT selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 di Jakarta yang dimulai 2 November 2021 lalu.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2021

Pekan Depan, TOD Lebak Bulus Dibangun

PT MRT Jakarta akan segera membangun transit oriented development atau TOD di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2021

Polisi Ungkap Kronologi Penembakan di Exit Tol Bintaro

Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengungkap kronologi penembakan di pintu keluar atau exit Tol Bintaro Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 30 November 2021

Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kabag Ops Ditlantas

Tersangka pengeroyokan Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali bertambah lima orang.

MEGAPOLITAN | 30 November 2021

Kecewa, Keluarga Korban Mutilasi Tak Mau Diwawancara

keluarga korban mutilasi di Kampung Buwek, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, tak mau lagi diwawancara wartawan televisi.

MEGAPOLITAN | 30 November 2021

Bima Arya Imbau ASN Kota Bogor Berangkat Kerja Naik Bus BTS

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengimbau kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkot Bogor, menggunakan Biskita Transpakuan program BTS saat ke kantor.

MEGAPOLITAN | 30 November 2021

Keluarga Korban Mutilasi Masih Tunggu Kedatangan Jenazah

Keluarga korban mutilasi masih menunggu kedatangan jenazah Ridho Suhendra (28) alias RS dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

MEGAPOLITAN | 30 November 2021

315 Pengunjung Pasar Anyar Terjaring Gerebek Vaksin Covid-19

Sebanyak 315 pengunjung Pasar Anyar di Kota Bogor terjaring gerebek vaksin Covid-19 yang dilaksanakan aparat gabungan TNI, Polri.

MEGAPOLITAN | 30 November 2021

Keluarga Korban Mutilasi Bantah Anaknya Lakukan Pencabulan

Keluarga korban mutilasi membantah anaknya melakukan pencabulan terhadap salah satu istri pelaku.

MEGAPOLITAN | 30 November 2021

PWI Jaya Mulai Persiapan Perhelatan MHT Awards 2022

MHT Awards 2022 diharapkan menjaring peserta lebih banyak lagi pada ketujuh kategori yang dilombakan.

MEGAPOLITAN | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
PPKM Level 1, Penumpang MRT Jakarta Naik 31,8%

PPKM Level 1, Penumpang MRT Jakarta Naik 31,8%

MEGAPOLITAN | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings