Penertiban Lahan Kondusif

Kemag Optimistis UIII Beroperasi Sesuai Target

Kemag Optimistis UIII Beroperasi Sesuai Target
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama (Kemag), Prof Dr M Arskal Salim GP MAg, meninjau progres penertiban lahan pembangunan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cisalak, Kota Depok, Kamis (14/11/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 14 November 2019 | 17:47 WIB

Depok, Beritasatu.com - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama (Kemag), Prof Dr M Arskal Salim GP MAg, turun langsung meninjau progres penertiban lahan untuk pembangunan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cisalak, Kota Depok, Kamis (14/11/2019).

Baca Juga: Penertiban Lahan Kampus UIII Tahap I Berlangsung Kondusif

Usai memberikan sambutan pada apel persiapan penertiban lahan UIII hari keenam, Arskal mengapresiasi kinerja tim terpadu penertiban lahan UIII terkait progres penertiban. Kondusifitas jalannya penertiban, dinilai tak lepas dari kekompakan tim yang terdiri dari berbagai unsur tersebut.

"Hari ini sudah kita mulai kembali untuk penertiban lahan yang dimiliki Kementerian Agama atau ex RRI. Sejak hari pertama, semua proses ini berlangsung dengan baik, suasana mendukung, kondusif, tidak ada gangguan-gangguan, dan kalaupun ada tidak lebih dari protes-protes biasa, dan itu bisa diselesaikan dengan baik oleh tim," ujar Arskal.

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini melanjutkan, pihaknya optimistis target UIII membuka penerimaan mahasiswa dan memulai perkuliahan pada 2020 bisa tercapai. Hingga target keseluruhan pembangunan kompleks UIII rampung 100 persen di tahun 2022, turut terdongkrak.

Baca Juga: BPN Kota Depok Tegaskan Verponding Tak Miliki Kekuatan Hukum

Pasalnya, lanjut Arskal, sebelumnya progres pembangunan yang dilakukan oleh sejumlah kontraktor sempat tersendat lantaran masih adanya warga penggarap yang enggan ditertibkan dari lahan tersebut. Namun dengan hasil positif penertiban lahan tahap pertama, maka target tersebut kian dekat.

"Kami optimistis pembangunan keseluruhan dari apa yang kita sebut keinginan membangun kampus kelas dunia, akan berlanjut sampai 2022. Untuk kuliah, pembukaan, memulai program perkuliahan itu akan kita lakukan tahun 2020, di bulan September," terang Arskal.

Arskal mengharapkan kontraktor yang menggarap proyek pembangunan kampus UIII dapat lebih memaksimalkan lagi pekerjaannya. Sebab, hambatan yang sebelumnya sempat membuat pengerjaan tersendat kini telah teratasi.

"Harapan saya, pembangunan ini berjalan dengan cepat lagi, ya karena dari kemarin kita agak tersendat-sendat berhubung ada lahan-lahan yang dikuasai, atau yang diduduki oleh para penggarap. Nah sekarang ini kan sudah lebih leluasa, sehingga pihak kontraktor akan lebih mampu mempercepat. Sekarang saya lihat mereka bisa lebih memaksimalkan lagi untuk pengerjaannya sampai tahun 2020 untuk tahap pertama ini," pungkas Arskal.



Sumber: BeritaSatu.com