Terjadi Lagi Penyiraman Cairan Kimia, Polisi Bentuk Tim Buru Pelaku

Terjadi Lagi Penyiraman Cairan Kimia, Polisi Bentuk Tim Buru Pelaku
Siswi SMP korban penyiraman air keras Prameswari (kiri) menjenguk Aurel yang mengalami luka bakar serius akibat penyiraman air keras di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu 6 November 2019. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / JAS Jumat, 15 November 2019 | 22:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Peristiwa penyiraman cairan kimia kembali terjadi. Kali ini, korbannya enam orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, siang tadi.

Merespons peristiwa itu, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat, membentuk tim gabungan untuk memburu pelakunya.

"Sementara tetap didalami oleh jajaran Polda, Polres Jakarta Barat. Ya kita sudah bentuk tim gabungan Polda sama Polres," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Suyudi Ario Seto, Jumat (15/11/2019).

Dikatakan Suyudi, tim Puslabfor Polri masih meneliti cairan kimia yang digunakan pelaku untuk menyiram para korban.

Baca juga: Ungkap Pelaku Penyiraman Cairan Kimia terhadap 2 Siswi, Polisi Analisa Rekaman CCTV

"Masih dalam upaya penyelidikan dari tim labfor. Lagi didalami yang TKP ini. Semoga segera terungkap," katanya.

Berdasarkan catatan, telah terjadi tiga kali kasus penyiraman cairan kimia, di Jakarta Barat. Kasus pertama menimpa dua siswi SMP bernama Aurel dan Prameswari. Mereka menjadi korban penyiraman cairan kimia oleh orang tak dikenal menggunakan sepeda motor, ketika pulang sekolah, di Jalan Kebon Jeruk Raya, Jakarta Barat, Selasa (5/11/2019) lalu.

Cairan kimia itu membuat korban Aurel menderita luka bakar di bahu, badan, dan tangan. Sementara, rekannya Prameswari mengalami luka ringan di bagian tangan.

Tiga hari berselang, Jumat (8/11/2018), seorang pedagang sayur keliling bernama Sakinah juga mengalami peristiwa penyiraman cairan kimia ketika dirinya berjalan pulang ke rumah setelah berdagang, di kawasan Meruya. Korban mengalami luka bakar di punggung, leher dan kening.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Cairan Kimia ke Siswi SMP

Terakhir, enam pelajar SMPN 207 Jakarta, menjadi korban penyiraman cairan kimia, di Jalan Mawar, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (15/11/2019) siang. Beruntung, para korban hanya mengalami luka ringan terkena cairan kimia yang juga berceceran dan meninggalkan bekas di jalan itu.

Belum diketahui apakah ada keterkaitan antara kasus penyiraman cairan kimia di Kebon Jeruk, Meruya, dan Kembangan. Polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelakunya.



Sumber: BeritaSatu.com