Tanam 1.000 Pohon, Yayasan Desa Hijau Ajak Sedekah Oksigen

Tanam 1.000 Pohon, Yayasan Desa Hijau Ajak Sedekah Oksigen
Putra Pariwisata Nusantara DKI Jakarta 2019 Muslik Riqbal (kiri), dan Man Of Indonesia Banten 2019 M. Fahmi Sobri (kanan) ditemani anak-anak yatim dhuafa menanam pohon dalam "Gerakan Menanam 1.000 Pohon 2019". Yayasan Desa Hijau mengadakan program Muliakan Yatim (MULYA) dengan melaksanakan kegiatan Sedekah Oksigen - "Gerakan Menanam 1.000 Pohon 2019" di Situ Jeletreng, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) pada 16 November 2019. ( Foto: Investor Daily / Happy Amanda Amalia )
Happy Amanda Amalia / PYA Selasa, 19 November 2019 | 16:58 WIB

Tangerang Selatan, Beritasatu.com – Yayasan Desa Hijau (YDH) kembali mengadakan program Muliakan Yatim (MULYA) dengan melaksanakan kegiatan Sedekah Oksigen – “Gerakan Menanam 1.000 Pohon 2019” di Situ Jeletreng, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu (16/11), yang bertujuan menyambut Hari Menanam Pohon Indonesia pada 28 November.

Namun tidak sekadar turut meramaikan Hari Menanam Pohon Indonesia, karena Yayasan Desa Hijau juga ingin memberikan edukasi lingkungan kepada sekitar 35 anak yatim agar mereka peduli bahwa menanam pohon adalah cara sedekah oksigen yang berguna bagi semua makhluk hidup di masa mendatang.

Selain menanam pohon, Yayasan Desa Hijau juga mengadakan pentas seni yang diikuti oleh anak-anak yatim dhuafa dan seluruh pengurus, lomba mewarnai, games menarik berhadiah, dan diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dhuafa, serta berfoto bersama.

Menurut Ketua Panita Pelaksana Gerakan Menanam 1.000 Pohon, Budhi Isgallanto Dwi Putranto, kegiatan yang merupakan bagian dari program Muliakan Yatim ini bertujuan mendidik anak yatim agar lebih peduli dengan lingkungan dan bahwa pohon adalah sahabat manusia.

“Seperti yang kita ketahui bahwa beberapa waktu lalu sedang ramai masalah karhutla (kebakaran hutan dan lahan). Nah, di sini kita ingin mendidik anak yatim tentang pentingnya pohon itu seperti apa karena ternyata satu pohon itu dapat mensuplai oksigen untuk dua manusia. Artinya kalau ada satu pohon yang hilang maka kesempatan manusia untuk mendapatkan oksigen akan berkurang,” ujarnya kepada Investor Daily.

Budhi menambahkan, menanam pohon adalah tanggung jawab yang harus dijalankan oleh setiap generasi. “Hari ini adalah tanggung jawab kita untuk menanam pohon mengingat pada zaman dulu para pendahulu kita sudah menanam untuk kita, maka hari ini saatnya kita untuk menanam buat generasi penerus kita,” katanya.

Di samping itu, lanjut Budhi, Yayasan Desa Hijau telah mengadakan kegiatan rutin setiap pekan untuk memberikan edukasi tentang bersikap pada diri, dan lingkungan, salah satunya mengajarkan memelihara pohon.

Putra Pariwisata Nusantara DKI Jakarta 2019 Muslik Riqbal, dan Man Of Indonesia Banten 2019 M. Fahmi Sobri yang hadir dalam kegiatan Sedekah Oksigen pun ikut melakukan penanaman pohon bersama anak-anak yatim, memberikan semangat dan mengajak anak-anak yatim untuk menanam pohon di rumah masing-masing.

Selain di wilayah Tangerang Selatan, Yayasan Desa Hijau juga akan menanam pohon di beberapa tempat lain di Jabodetabek untuk memenuhi target 1.000 pohon. Tetapi Budhi mengatakan, walaupun sudah mencapai target, Yayasan Desa Hijau akan terus mengadakan kegiatan serupa setiap bulan di berbagai lokasi lainnya di Jabodetabek.

“Melalui gerakan ini, sebenarnya kami ingin mengajak peduli dan semoga mendorong masyarakat sekitar untuk lebih peduli, dan tergerak untuk menanam pohon. Minimal, ada satu atau dua pohon di setiap rumah. Kami berharap bisa seperti zaman dulu, yang minimal setiap rumah pasti ada tanaman buah dan saat anak-anaknya sudah besar, pohon itu juga berbuah sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan dari tanaman buah itu sendiri,” jelas dia.



Sumber: Investor Daily