Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 15 Desember 2019

Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 15 Desember 2019
Foto udara pembangunan proyek Jalan Tol Layang (Elevated) Jakarta-Cikampek di Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 8 NOvember 2019. ( Foto: Antara Foto/Fakhri Hermansyah )
Mikael Niman / CAH Senin, 2 Desember 2019 | 10:45 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Pemerintah memastikan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) akan operasionalkan secara fungsional menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2020. Rencananya, tol layang sepanjang 36,4 kilometer (km)‎ difungsionalkan pada 15 Desember 2019 mendatang.

"Betul akan dioperasionalkan (15 Desember). Besok, tim evaluasi laik fungsi akan turun untuk mengecek persiapan dalam rangka operasional," ujar Pimpinan Proyek Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), Suchandra Hutabarat, Senin (2/12/2019).

Dia mengatakan, pengerjaan konstruksi tol layang sudah rampung 100 persen‎. Hanya saja, ada beberapa bagian masih masih dalam penyelesaian, khususnya di tol eksisting Jakarta-Cikampek. "Konstruksi elevated sudah selesai. Hanya, barrier bawah di tol eksisting masih kurang sedikit," tuturnya.

Tol Layang Jakarta-Cikampek II merupakan tol yang membentang dari Cikunir (Sta 9+500) hingga Karawang Barat (Sta 45+500), tepat di atas Tol Jakarta-Cikampek. Pengoperasian tol ini dapat menambah kapasitas Tol Jakarta-Cikampek eksisting yang kerap mengalami kepadatan.

Pengguna Tol Layang Jakarta-Cikampek II dapat langsung menuju Karawang Barat dari Cikunir. Begitu sebaliknya, dari Karawang Barat meluncur ke Cikunir menuju Jakarta.

Baca JugaTol Japek Elevated Fungsional Saat Natal-Tahun Baru

"Tarif tol masih mengikuti tarif Tol Jakarta-Cikampek eksisting.‎ Tujuan Karawang, pengguna tol bayar di Gerbang Tol Karawang Timur. Sedangkan, tujuan ke Timur (Jakarta) pengguna tol bayar di Cikatama (Cikampek Utama)," ungkapnya.

Corporate Communications and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru Santoso menambahkan, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk pengoperasian tol menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2020.

"Jasa Marga tetap berkomitmen pada saat pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru bisa digunakan secara fungsional," ujar Heru, belum lama ini.

Dia memperkirakan, saat liburan Natal dan Tahun Baru 2020 lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek eksisting akan meningkat seperti saat Libur Idulfitri 2019 dan Tahun Baru 2018 lalu.‎ Dengan pengoperasian tol layang baru ini, diyakini dapat mengurai kepadatan.

Baca JugaIni Fokus Pembangunan Infrastruktur 5 Tahun ke Depan

"Saat libur Idulfitri kemarin, kita alihkan Gebang Tol Cikarang Utama (Cikarut) ke Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama). Tahun ini, strateginya pengoperasian Tol Jakarta-Cikampek Elevated, secara fungsional," tuturnya.

Jasa Marga akan mengumumkan patokan tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek. "Besaran, tarif akan kami umumkan," tuturnya.

Sementara itu, Operation and Maintenace Management Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Fitri Wiyanti, memproyeksikan kenaikan volume lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek eksisting sebesar 5,25 persen pada libur 20-24 Desember 2019.

"Jumlah ini berkaca pada tahun 2018 lalu. Arah Timur sekitar 10,79 persen dan arah Barat kita asumsikan turun. Sedangkan, arah Selatan atau sekitar Ciawi 2,78," ungkapnya. ‎



Sumber: Suara Pembaruan