DKI Usulkan RAPBD DKI 2020 Naik 1,22 %
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

DKI Usulkan RAPBD DKI 2020 Naik 1,22 %

Selasa, 3 Desember 2019 | 17:11 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menyerahkan dokuman Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2020 senilai Rp 87,95 triliun dalam Rapat Paripurna DPRD DKI.

Nilai RAPBD DKI yang diusulkan Pemprov DKI tersebut mengalami kenaikan sebesar 1,22 persen dari nilai APBD DKI 2019 yang mencapai Rp 86,89 triliun.

Mengawali pidatonya, Gubernur Anies memaparkan mengenai Kebijakan Umum dalam RAPBD DKI Jakarta 2020 yang meliputi kebijakan Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, dan Pembiayaan Daerah.

Ia pun menegaskan, APBD DKI Jakarta 2020 tetap difokuskan pada implementasi program-program strategis yang dirincikan dalam Kegiatan Strategis Daerah (KSD). KSD ini disusun sebagai pelaksanaan RPJMD Tahun 2017-2022 untuk memenuhi kebutuhan dasar, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Jadi program-program strategis yang kita sebut juga sebagai KSD itu akan terus kita laksanakan di tahun 2020 ini. Dan kita bersyukur, beberapa program strategis itu disepakati bersama dengan baik, termasuk misalnya terkait dengan air dan lain-lain. Jadi kita berharap semua KSD, Kegiatan Strategis Daerah yang itu adalah terjemahan dari RPJMD Tahun 2017-2022, nanti bisa dilaksanakan (secara berkesinambungan),” kata Anies Baswedan di gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Dijelaskannya, kebijakan pendapatan daerah diarahkan melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Di antaranya melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, peningkatan retribusi daerah serta kebijakan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.

Pendapatan daerah juga didapatkan melalui pengelolaan Dana Perimbangan, yang difokuskan pada percepatan penyaluran dana bagi hasil dari pemerintah pusat.

“Dana perimbangan mengalami sedikit peningkatan, khususnya dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik. Sementara itu Dana Bagi Hasil mengalami penurunan. Penurunan ini memperkuat argumentasi perlunya Pemerintah DKI Jakarta untuk meningkatkan PAD,” terang Anies Baswedan.

Kemudian, pendapatan daerah juga didapatkan dari peningkatan Lain-lain Pendapatan Daerah, yang difokuskan pada koordinasi pencairan hibah MRT sesuai Naskah Perjanjian Pemberian Hibah (NPPH) dan hibah dari Jasa Raharja.

Dijelaskan Anies Baswedan, Pendapatan Daerah Tahun 2020 direncanakan sebesar Rp 82,19 triliun atau meningkat 9,60 persen dibandingkan Perubahan APBD DKI 2019 sebesar Rp 74,99 triliun.

Rencana Pendapatan Daerah tersebut diharapkan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 57,56 triliun; Dana Perimbangan sebesar Rp 21,61 triliun, serta Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp 3,01 triliun.

Melihat dari proyeksi nilai PAD 2020, untuk sektor pendapatan, DKI masih sangat bergantung pada PAD yang mencapai sekitar 70 persen dari total nilai proyeksi pendapatan daerah 2020. Sedangkan 30 persen lagi ditutupi dari sektor pendapatan dari dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Lalu bagaimana proyeksi PAD 2020? Anies Baswedan menerangkan rencana PAD DKI 2020 diharapkan diperoleh dari Pajak Daerah sebesar Rp 50,17 triliun; Retribusi Daerah sebesar Rp 755,75 miliar; Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp 750,00 miliar, serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah sebesar Rp 5,88 triliun.

Dengan kata lain, pendapatan DKI sangat bergantung pada perolehan sektor pajak daerah yang menguasai proyeksi PAD DKI 2020 sebesar 87,1 persen. Sedangkan sisanya, 12,8 persen diharapkan diperoleh dari tiga sektor PAD lainnya.

“Sedangkan untuk Dana Perimbangan sebesar Rp 21,61 triliun. Berasal dari Dana Bagi Hasil sebesar Rp 17,82 triliun serta Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 3,79 triliun,” papar Anies Baswedan.

Selanjutnya untuk Lain-lain Pendapatan Daerahyang Sah sebesar Rp 3,01 triliun. Berasal dari pendapatan hibah sebesar Rp 2,95 triliun serta Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus sebesar Rp 62,61 miliar.

Postur Pendapatan Daerah RAPBD DKI 2020

Pendapatan Daerah
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 57,56 T
Dana Perimbangan Rp 21,61 T
Lain-Lain Pendapatan Daerah Rp 3,01 T

Total Rp 82,19 T

Proyeksi Pendapatan Asli Daerah 2020
Pajak Daerah Rp 50,17 T
Retribusi Daerah Rp 755,75 M
Hasil Pengelolaan Kekayaan
Daerah yang dipisahkan Rp 750 M
Lain-Lain PAD yang sah Rp 5,88 T

Total Rp 57,56 T

Proyeksi Pajak Daerah 2020
Pajak Kendaraan Bermotor Rp 9,5 T
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Rp 5,9 T
Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Rp 1,4 T
Pajak Hotel Rp 1,95 T
Pajak Restoran Rp 4,25 T
Pajak Hiburan Rp 1,1 T
Pajak Reklame Rp 1,32 T
Pajak Penerangan Jalan Rp 1,02 T
Pajak Air Tanah Rp 120 M
Pajak Parkir Rp 1,35 T
Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Rp 10,6 T
Pajak Bumi dan Bangunan Rp 11 T
Pajak Rokok tetap senilai Rp 650 M

Total Rp 50,17 T

Proyeksi Retribusi Daerah 2020
Retribusi Jasa Umum Rp 117,86 M
Retribusi Jasa Usaha Rp 177,42 M
Retribusi Jasa Perizinan Rp 460,47 M

Total Rp 755,75 M

Proyeksi Dana Perimbangan DKI 2020
Dana Bagi Hasil Rp 17,82 T
Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 3,79 T

Total 21,61 T

Proyeksi Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah
Pendapatan hibah Rp 2,95 T
Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus Rp 62,61 M
Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah Rp 3,01 T

Total Rp 3,01 T



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BERITA LAINNYA

Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

Kontrak Bantargebang sebagai TPST segera berakhir pada di Oktober 2021. DPRD DKI pun meminta Pemprov DKI serius menangani pengelolaan sampah.

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Pemprov DKI Surati Kemendikbudristek Terkait Data 25 Klaster Sekolah Tatap Muka

Riza mengatakan hingga saat ini pihaknya masih meyakini proses PTM di sekolah-sekolah di Jakarta dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai Ciliwung, Pemprov DKI Ingatkan Warga Soal Makelar Tanah

Yusmada mengatakan pihaknya tengah berupaya maksimal agar pembebasan lahan di sungai Ciliwung dan sungai lainnya bisa selesai tahun 2021.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Dituduh Ancam Pakai Pistol, Ini Jawaban Wanita Anggota DPRD Kota Tangerang

Anggota DPRD Kota Tangerang Epa Emilia menanggapi berita pengeroyokan dan pengancaman terhadap seorang pria bernama Jopi Amir.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Dibayangi Klaster Covid-19, Disdik DKI Tetap Tambah 890 Sekolah Ikut PTM

Disdik DKI Jakarta menegaskan klaster Covid-19 di sekolah tidak akan memengaruhi rencana pihaknya menambahkan 890 sekolah mengikuti PTM terbatas.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Indonesia Pasti Bisa Resmikan Desa Kekebalan Komunal Banjarsari

Desa Banjarsari menjadi desa pertama yang tingkat vaksinasinya mencapai 100% di wilayah Kabupaten Bekasi.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Segel Bangunan Tak Miliki IMB

Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi menyegel SPBU dan tower BTS, karena tidak memiliki IMB.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Kendalikan Banjir Jakarta, Anies Kembali Targetkan 2 Hal Penting Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan dua hal penting dalam upaya pengendalian banjir di Jakarta pada tahun ini.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Pemprov DKI Targetkan Bangun 40.000 Sumur Resapan

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menargetkan membangun 40.000 sumur resapan hingga akhir tahun 2021.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Siagakan 480 Pompa Stasioner

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menyiagakan ratusan pompa air untuk mencegah dan mengantisipasi banjir di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

MEGAPOLITAN | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings