IPAL Krukut Gunakan Teknologi Moving Bed Biofilm Reactor

IPAL Krukut Gunakan Teknologi Moving Bed Biofilm Reactor
Instalasi pengolahan air limbah (IPAL). (Foto: Antara)
/ FER Minggu, 8 Desember 2019 | 16:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dengan teknologi terbaru bernama Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) di Krukut, Karet Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (8/12/2019).

Pemprov DKI Bangun 2 Pengelolaan Air di Jakarta Utara

Direktur Utama PD Pal, Jaya Subekti, mengatakan, teknologi MBBR dapat mengolah air limbah secara seratus persen menjadi air yang dapat kembali digunakan untuk kegiatan masyarakat.

"Dengan teknologi MBBR ini pengolahan (air limbah) hasilnya itu sudah menjadi air bersih, dan rencana recycle 100 persen nanti akan kita recycle," kata Subekti.

Nantinya IPAL MBBR Krukut yang direncanakan rampung pada pertengahan 2021 akan mengolah air limbah yang mengalir dari kawasan Senayan, SCBD, Gatot Soebroto, hingga Bendungan Hilir (Benhil).

Sebagian Besar Restoran di Kota Bekasi Belum Miliki IPAL

Lebih lanjut, Subekti menyebutkan, MBBR Krukut nantinya didirikan secara vertikal karena kurang lahan di wilayah DKI jakarta dan didesain dengan konsep fasilitas edutaintment atau wahana pembelajaran bagi masyarakat umum.

"Jadi nanti ada jalur-jalur dan tempat yang dibuka untuk umum. Sehingga mereka bisa menyaksikan proses dan urutannya bukan hanya proses di dalam instalasi, jadi dari rumah tangga insustri kembali ke alam dan ini adalah fasilitas yang disiapkan untuk mengolah itu," kata Subekti.

IPAL dengan teknologi MBBR di Krukut ini akan dibangun dibangun menjulang 20 meter ke atas dengan luas lahan 1.200 meter persegi (m2).

Teknologi ini memiliki kapasitas sebesar 8.640 meter kubik, maka perharinya akan menghasilkan 100 liter per detik, yang dinilai sangat cukup untuk pengolahan limbah skala kota.



Sumber: ANTARA