Jumlah Dikurangi, Anies Sebut Kinerja TGUPP Efektif

Jumlah Dikurangi, Anies Sebut Kinerja TGUPP Efektif
Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (10/12/2019). ( Foto: Beritasatu.com / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FER Selasa, 10 Desember 2019 | 16:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menilai, keputusan DPRD DKI mengurangi jumlah Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) menjadi 50 dari sebelumnya 67 orang, merupakan tanda keberadaan TGUPP efektif dalam mendorong keberhasilan program-program Gubernur DKI.

DPRD DKI Potong Anggaran TGUPP 

Anies berpandangan, fraksi yang menjadi oposisi dalam kepemerintahannya sangat keras berupaya mengurangi jumlah bahkan menghapuskan anggaran TGUPP dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2020. Hal ini dikarenakan, ternyata dilapangan mereka menemukan TGUPP telah berhasil membuat kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berhasil.

"Kenapa pihak oposisi sangat keras pada TGUPP? Sebabnya, TGUPP efektif bekerja membuat program-program Gubernur berhasil. Oposisi selalu mengarahkan untuk mengkritik. Itu hal-hal yang membuat kinerja Pemprov DKI berhasil. Disitulah yang paling banyak dikritik,” kata Anies Baswedan di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Anies menegaskan, semakin banyak dikritik, maka semakin terlihat TGUPP justru memainkan peranan yang sangat penting. "Buat saya, makin banyak dikritik terkait TGUPP, berarti kinerjanya itu makin dirasakan," ujarnya.

TGUPP Diminta Tidak Rangkap Jabatan

Namun, Anies sendiri tidak mau berpolemik dengan berdebat panjang mengenai pengurangan jumlah anggota TGUPP. Sebabnya, pembentukan TGUPP berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 16 tahun 2019 tentang TGUPP.

"Saya enggak mau berdebat itu lah. Itu kan keputusannya lewat pergub. Ya sudah, makanya simpulkan sendiri," ungkap Anies Baswedan.

Secara pasti, lanjut Anies Baswedan, pihaknya selalu melakukan evaluasi kinerja 67 orang anggota TGUPP tersebut. "Ada. Ada (evaluasi)," tuturnya singkat.





Sumber: BeritaSatu.com