DKI Terima Pajak DWP 2017 Rp 10 Miliar

DKI Terima Pajak DWP 2017 Rp 10 Miliar
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah memberikan keterangan tentang penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP) 2019 di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (13/12/2019). (Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun)
Lenny Tristia Tambun / BW Jumat, 13 Desember 2019 | 22:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Alberto Ali mengatakan, pada 2017, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menerima pajak dari penyelenggaraan event Djakarta Warehouse Project (DWP) sebesar Rp 10 miliar.

Perinciannya, pajak makanan sebesar Rp 2,5 miliar dan pajak hiburan mencapai RP 7,5 miliar.

“Pemasukan pajak dari penyelenggaraan DWP selama dua hari pada 2017, sebanyak Rp 10 miliar. Dan semua itu masuk ke dalam kas daerah,” kata Alberto Ali di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Event DWP tahun ini digelar selama tiga hari, mulai dari 13 sampai 15 Desember 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Alberto mengharapkan dengan adanya event ini, akan makin banyak wisatawan mancanegara dan Nusantara yang datang ke Jakarta. Dengan begitu, tidak hanya dapat meningkatkan jumlah wisatasan di Jakarta, tetapi juga dapat memberikan dampak pada perputaran roda perekonomian Ibukota.

"Akhirnya, kegiatan ini berdampak memberikan manfaat pada perekonomian Jakarta. Apakah itu dalam bentuk serapan tenaga kerja, pendapatan asli daerah kita juga meningkat, dan berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi," terang Alberto Ali.

Di tempat terpisah, anggota Komisi C dari Fraksi Nasdem DPRD DKI, Jupiter meminta Pemprov DKI benar-benar mengejar pajak atas penyelenggaraan event tersebut. Bahkan kalau bisa, meningkatkan pajak penyelenggaraan.

“Saya minta transparansinya. Kita tidak ingin Disparbud hanya memudahkan dalam izin penyelenggaraan, tetapi kemudian feedback berupa pajak kepada Pemprov DKI tidak ada. Jangan sampai penyelenggara DWP 2019 makin kaya, sementara Pemprov DKI tidak dapat apa-apa,” kata Jupiter.

Apalagi, harga tiket DWP fantastis. Tiket biasa sebesar Rp 1,4 juta, VIP gold Rp 3 juta dan premium sebesar Rp 8,4 juta. “Dengan target pengunjung 20.000 per hari, tentu mereka mendapatkan pendapatan yang besar. Karena ini adalah event terbesar di Asia Tenggara,” ungkap Jupiter.



Sumber: Suara Pembaruan