Kehadiran Utan Kemayoran Tambah Luas RTH di Jakarta

Kehadiran Utan Kemayoran Tambah Luas RTH di Jakarta
Jajaran direksi Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) di acara launching Utan Kemayoran, Sabtu (21/12/2019) ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 21 Desember 2019 | 17:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah melalui proses revitalisasi yang dilakukan selama kurang lebih 5 bulan untuk tahap pertama, Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran resmi meluncurkan kawasan konservasi dan ruang terbuka hijau (RTH), Utan Kemayoran, Sabtu (21/12/2019).

Revitalisasi Hutan Kota Kemayoran Rampung

Mengusung konsep Three Wonderful Journeys yaitu, forest trail, mangrove expedition, dan water playground yang mewakili tiga karakter utama Utan Kemayoran sebagai sarana rekreasi, edukasi, dan konservasi, hutan kota yang berlokasi di Jalan  Benyamin Sueb Kemayoran ini siap dijadikan sebagai pusat aktivitas komunitas maupun masyarakat umum di Jakarta.

Direktur Utama PPK Kemayoran, Medi Kristianto, mengatakan, program revitalisasi tahap pertama Utan Kemayoran seluas 22,3 hektare, telah rampung pada bulan November 2019.

"PPK Kemayoran selaku pengelola kawasan Kemayoran menyadari kebutuhan ruang terbuka hijau bagi masyarakat perkotaan khususnya di pusat kota Jakarta sehingga memutuskan untuk merevitalisasi hutan kota seluas 22,3 hektare di kawasan Kemayoran, sebagai solusi tata hijau perkotaan," ujar Medi kepada Beritasatu.com di sela-sela acara launching Utan Kemayoran.

Direktur Utama PPK Kemayoran, Medi Kristianto,


Direktur Utama PPK Kemayoran, Medi Kristianto

Menurut Medi, proses revitalisasi Utan Kemayoran meliputi perbaikan dan pembangunan fisik hutan, yaitu amphitheatre dan floating stage untuk kegiatan pentas seni atau aktivitas komunitas dan masyarakat, viewing tower untuk melihat area dalam hutan dari atas, jembatan gantung berbentuk lengkung berfungsi sebagai viewing deck yang melayang di atas air, serta penangkaran burung dan kupu-kupu.

"Adapun fasilitas jogging track yang sudah ada di Utan Kemayoran, semakin menambah kenyamanan masyarakat untuk berolahraga," kata Medi.

Kampung Akuarium Dijadikan Kawasan Wisata

Menurut Medi, penggunaan kata 'utan' diambil dari kamus istilah Betawi yang berarti hutan sesuai dengan lokasinya di Kemayoran yang dikenal lekat dengan budaya Betawi. Tidak hanya nama baru, Utan Kemayoran kini juga memiliki wajah baru berupa logo dengan konsep yang segar.

"Logo baru tersebut mengusung mood visual sebagai konservasi hijau yang menyiratkan beberapa aset terpenting dari Utan Kemayoran. Bentuk lingkaran merepresentasikan matahari, bentuk stilasi daun merepresentasikan hutan, sedangkan garis lengkung merepresentasikan sebuah danau yang jika digabungkan akan berbentuk seperti sebuah pohon," tandas Medi.

Saat ini, lanjut Medi, Utan Kemayoran menjadi ruang terbuka hijau yang aman dan nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga dan rekan di akhir pekan untuk sekedar menghirup udara segar sekaligus merasakan suasana asri di bawah pepohonan rindang.

"PPK Kemayoran selaku pengelola Utan Kemayoran menyambut baik sejumlah komunitas dan instansi pendidikan yang ingin melihat langsung hutan di Kemayoran ini, baik dalam bentuk kunjungan, event edukasi lingkungan, maupun penelitian. Utan Kemayoran juga diharapkan dapat menambah luas ruang terbuka hijau di kota Jakarta yang berperan dalam mengurangi degradasi lingkungan serta menjaga ekosistem sekaligus dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas," pungkas Medi.

 



Sumber: BeritaSatu.com