Anies Siapkan Payung Hukum Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung
Logo BeritaSatu

Anies Siapkan Payung Hukum Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung

Kamis, 9 Januari 2020 | 22:23 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memastikan pembebasan lahan untuk normalisasi dan sodetan Ciliwung akan dilanjutkan tahun ini. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sedang menyiapkan payung hukum untuk pembayaran pembebasan lahan warga tersebut.

Anies Tegaskan Dukung Program Kempupera

"Yang pelebaran sungai, netral tuh (sebutannya). Kita akan melakukan pembayaran. Ini juga kita siapkan dasar hukumnya supaya kuat,” kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Ketika ditanya dasar hukumnya dalam bentuk peraturan gubernur (pergub), Anies Baswedan enggan menyebutkannya. "Cukup sampai disitulah informasinya," kata Anies.

Menurut Anies, payung hukum tersebut diperlukan sebagai dasar penggunaan anggaran agar tidak melanggar aturan yang ada. "Kalau orang mengeluarkan anggaran, harus ada dasarnya. Maka kita siapkan aturannya,” ujar Anies Baswedan.

DKI Akan Audit Pompa Air yang Alami Kerusakan

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI, Juaini Yusuf, mengatakan, untuk pelaksanaan normalisasi Ciliwung, tugas Pemprov DKI hanya sebatas melakukan pembebasan lahan saja.

Diakuinya, kendala terbesar ada pada pembebasan lahan, sebab Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah yang sangat berhati-hati terhadap administrasi dan proses negosiasi ke masyarakat. Misalnya, terkait ahli waris tanah berganda, atau ketidaksesuaian data luasan lahan dengan sertifikat.

"Kalau kita beli tanah nih, kan suratnya harus jelas. Masyarakat sendiri kadang-kadang sudah jelas suratnya, tapi setelah melalui peta bidang oleh Badan Pertanahan Nasional, ada masyarakat yang tidak mau, kok tanah gue segini. Akhirnya diukur ulang lagi, dicocokkan lagi, itu kadang membuat lambat," jelas Juaini Yusuf.

Anies Tak Risau Diminta Mundur Netizen

Untuk normalisasi Ciliwung, ungkap Juani, yang baru dibebaskan lahannya dan dikerjakan normalisasinya sudah sepanjang 16 kilometer (km) dari total panjang normalisasi 33 km.

Dari sisa panjang lahan yang belum dinormalisasi karena kendala pembebasan tanah, lanjut Juaini, masih ada 118 bidang tanah lagi dari empat kelurahan yang perlu dibebaskan tahun ini, yakni di Kelurahan Tanjung Barat, Pejaten Timur, Cililitan dan Bale Kambang.

"Kalau tahun kemarin, sudah disediakan anggaran Rp 160 miliar untuk pembebasan lahan di 118 bidang tersebut. Tetapi tahun ini kan nilai jual objek pajak (NJOP) akan berubah, jadi kita harus hitung ulang lagi. Ya kita harapkan di tahun 2020 ini, pembebasan lahan tersebut sudah selesai semuanya," kata Juani Yusuf.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anies Tegaskan Dukung Program Kempupera

Pemprov DKI maupun pemerintah pusat sangat kolaboratif dalam menangani banjir di Ibu Kota.

MEGAPOLITAN | 9 Januari 2020

Gerakan OK OCE Targetkan Cetak 200.000 Wirausahawan

Wirausaha merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah pengangguran.

MEGAPOLITAN | 9 Januari 2020

DKI Akan Audit Pompa Air yang Alami Kerusakan

Menurut Anies, terendamnya pompa air merupakan salah satu kejadian yang unik.

MEGAPOLITAN | 9 Januari 2020

BMKG Perkirakan Hujan Intensitas Sedang-Tinggi di Jabodetabek

BMKG memperkirakan akan turun hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Jabodetabek dalam tiga hari mendatang.

MEGAPOLITAN | 9 Januari 2020

Anies Tak Risau Diminta Mundur Netizen

Anies merasa jajarannya telah optimal dalam menanggulangi dan melakukan proses pemulihan pascabanjir.

MEGAPOLITAN | 9 Januari 2020

Pascabanjir, 1.800 Warga Bekasi Terjangkit Penyakit

Sebanyak 1.800 warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terjangkit beragam penyakit pascabanjir berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat.

MEGAPOLITAN | 9 Januari 2020

Ini Tanggapan Anies Soal #BanjirJakarta Jadi Trending Topic

Anies tidak mau ambil pusing dengan percakapan di dunia maya.

MEGAPOLITAN | 9 Januari 2020

Gandeng Kempupera, DKI Siap Perbaiki Tanggul Rawan Jebol

Kajian ulang tanggul jebol dan rawan jebol akan dilakukan bersama-sama Kempupera.

MEGAPOLITAN | 9 Januari 2020

Anies Diminta Tidak Politisasi Banjir dan Fokus Kerja

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta segera fokus menyelesaikan persoalan banjir dengan kerja nyata dan tidak mempolitisir banjir dengan pencitraan.

MEGAPOLITAN | 9 Januari 2020

Temui Anies di Balai Kota, Dubes AS Klarifikasi Peringatan Cuaca

Joseph menegaskan, Kedutaan Besar AS tidak mengurusi prediksi cuaca di Indonesia.

MEGAPOLITAN | 9 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS