Sekda DKI Minta Pejabat Eselon 3 dan 4 Kuasai CRM

Sekda DKI Minta Pejabat Eselon 3 dan 4 Kuasai CRM
Sekda DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (15/11/2019). (Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun)
Lenny Tristia Tambun / FER Selasa, 14 Januari 2020 | 15:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah, melantik 2.650 pejabat eselon 2 dan tiga, terdiri dari 486 Jabatan Administrator (Eselon 3) serta 2.164 Jabatan Pengawas (Eselon 4). Pelantikan ini, termasuk lurah dan camat yang turut mengalami perombakan dan dilantik untuk ditempatkan di wilayah yang baru.

Sekda Tegaskan DKI Belum Bisa Penuhi Tuntutan Hippindo

Saefullah meminta seluruh pejabat eselon 3 dan 4 yang akan bertugas di tempat kerja yang baru, agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab untuk semakin meningkatkan pelayanan, aspirasi, dan keinginan masyarakat.

Ia mengharapkan seluruh pejabat yang dilantik langsung menguasai penerapan sistem Cepat Respon Masyarakat/Citizen Relation Management (CRM) yang menjadi penghubung pengaduan antara masyarakat dan pemerintah. Sesuai Peraturan Gubernur Nomor 128 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Penanganan Pengaduan Masyarakat melalui Aplikasi CRM.

"Sistem CRM harus dikuasai oleh setiap Pejabat Pemprov DKI Jakarta. Dengan ini kinerja Pemprov DKI Jakarta dapat diukur melalui sistem. Sehingga pelayanan warga lebih berkembang dan berkelanjutan, serta cepat teratasi, sehingga setiap elemen warga merasakan pemerintah hadir kapanpun dan dimanapun dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Saefullah di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Digugat Warga, DKI Bantah Lalai dalam Penanganan Banjir

Tak lupa, Saefullah menyampaikan pesan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, supaya mereka dapat beradaptasi dengan secepatnya untuk segera melaksanakan proram selanjutnya. Sehingga dapat mengeksekusi program 2020 dengan baik dan manfaatkan kebaruan di tempat baru.

"Karena baru tidak pernah berulang. Maka silakan beradaptasi dan berinovasi di tempat baru dengan baik. Pahami RPJMD 2017-2022. Pelajari visi misi Pemprov DKI, cermati janji-janji kampanye Gubernur yang sudah menjadi Kegiatan Strategi Daerah. Semuanya harus dieksekusi dengan baik," terang Saefullah.

Lebih lanjut, Saefullah berpesan agar pejabat yang baru saja dilantik dapat bekerja sebagai tim, kerja berkelompok, menciptakan kebaruan, serta membangun semangat kolaborasi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Perbaikan Tanggul Muara Baru Ditargetkan Rampung Maret 2020

"Bangun terus suasana kerja yang sehat, target dicapai tetapi suasana kerja tetap kondusif, serta lakukan terus kolaborasi bersama masyarakat. Wujudkan keadilan sosial, kesetaraan untuk semua sesuai amanat Pancasila,” tutur Saefullah.

Seusai acara pelantikan, Saefullah menerangkan pelantikan pejabat eselon 3 dan 4 selalu didelegasikan Gubernur DKI kepada dirinya.

"Perombakan pejabat eselon 3 dan 4 dilakuan karena ada perubahan nomenklatur SKPD, termasuk penghapusan Dinas Perindustrian dan Energi yang dilebur ke empat SKPD,” jelas Saefullah.

Saefullah menambahkan, perubahan SKPD itu tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi DKI Jakarta.

"Pelantikan hari ini merupakan konsekuensi dari diterapkannya Perda Nomor 2 Tahun 2019 sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017," pungkas Saefullah.




Sumber: BeritaSatu.com