1.500 Personel Gabungan Amankan Demo Pengemudi Ojol

1.500 Personel Gabungan Amankan Demo Pengemudi Ojol
Sejumlah Polisi anti huru-hara bersiaga saat ratusan pengemudi mitra ojek online melakukan konvoi dan penyampaian pendapat di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, 27 Maret 2018. ( Foto: BeritaSatu Photo / Danung Arifin )
Bayu Marhaenjati / RSAT Rabu, 15 Januari 2020 | 13:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 1.500 personel gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat dan Kodam Jaya, diturunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa ribuan pengemudi ojek online (ojol) serta buruh, di depan Istana Merdeka dan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, hari ini.

"Untuk demo ojol di depan Istana dan buruh di Patung Kuda, kekuatan personel pengamanan sekitar 1.500 personel Polda, Polres dan TNI," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Rabu (15/1/2020).

Dikatakan Yusri, rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus kendaraan bersifat situasional, bergantung situasi dan kondisi di lapangan. "Pengalihan arus situasional nanti," ungkapnya.

Berdasarkan informasi, sekitar 5.000 pengemudi ojek online berencana turun ke jalan menyampaikan aspirasi, pada pukul 13.00 WIB, di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, hari ini.

Pengemudi ojek online menuntut, legalitas ojek online, evaluasi tarif ojek online se-Indonesia, dan membatasi penerimaan ojek online di kota yang sudah terlalu banyak pengemudinya.



Sumber: Suara Pembaruan