Bima Arya: Soal Banjir, Kerja Sama Antarwilayah Kurang Maksimal
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Bima Arya: Soal Banjir, Kerja Sama Antarwilayah Kurang Maksimal

Rabu, 15 Januari 2020 | 20:53 WIB
Oleh : Vento Saudale / DAS

Bogor, Beritasatu.com - Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan, peran Badan Kerja Sama Pembangunan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cianjur (BKSP Jabodetabekjur) dalam mengelola permasalahan daerah penyangga Ibu Kota, termasuk banjir, kurang maksimal.

"Harus ada format baru," kata Bima Arya dalam Ekspose Hasil Kajian Perluasan Wilayah di Balai Kota Bogor, Rabu (15/1/2020).

Bima Arya mencontohkan penanganan banjir pada awal 2020. “Isunya selalu sama, kejadiannya sama, penyebabnya sama. Begitu banjir besar, dikumpulin semua (kepala daerah) oleh Pak Jokowi. Baru kemudian diutak-atik lagi. Ini tidak bisa seperti ini. Ini karena tidak ada mekanisme yang kokoh, koordinasinya,” kata Bima Arya.

Kata dia, harus ada format baru, harus ada tatanan baru. Bima Arya menyebut, masalah ini bukan soal Bogor Raya atau antara Kotamadya Bogor dan Kabupaten Bogor, tetapi urusan antarwilayah yang harus terintegrasi tertama dalam hal kebijakan.

Ditambahkan, persoalan penanganan banjir Jabodetabek hanyalah sebagian permasalahan. Permasalahan lain yang memerlukan koordinasi antara lain sistem transportasi, atau pelayanan kesehatan, bahkan dampak dari pemindahan Ibu Kota di masa mendatang.

Terkait Hasil Kajian Perluasan Wilayah, menurut Bima Arya, usulan kajian itu akan disampaikan ke lembaga, kementerian dan ke Presiden. "Bila ada kesempatan,” kata Bima.

Sementara, peneliti senior Pusat Pengkajian Perencanaan Pengembangan Wilayah (P4W) IPB, Ernan Rustiadi memaparkan, dalam konteks perencanaan tata ruang BKSP Jabodetabekjur faktanya bukan lembaga koordinasi yang cukup kuat.

“Dalam formulasi perencanaan tata ruang sudah ada Perpres 54/2008. Tapi itu hanya perencananya. Yang mengimplementasikan, mempraktikkan, dan mengawasi, tidak ada,” paparnya.

Karena itu, kata Ernan, idealnya sudah ada kajian baru terkait konsep wilayah Jabodetabekjur. Salah satunya pembentukan Provinsi Bogor Raya. Dalam kajian itu Ernan melakukan pemetaan terhadap potensi sekaligus juga memotret prospek dan peluang kawasan Bogor Raya, Depok, Bekasi, Tangerang, dan Cianjur.

"Kajian juga meliputi aspek politis, administrasi dan lain-lainnya. Bagaimana tata kelola yang ideal, apakah perlu pemekaran termasuk apa dampaknya ketika Ibu Kota pindah dari Jakarta. Penelitian (Bogor Raya) ini baru tahap awal. Tahap berikutnya, nanti kita gambarkan secara komprehensif ada penelitian beberapa tahap lagi,” papar Ernan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jadi Korban Jambret, Perempuan di Bogor Tewas Tergeletak di Pinggir Jalan

Warga Villa Bogor Indah 3 Blok BC 1 nomor 79 Kota Bogor itu tewas setelah menjadi korban pencurian dengan kekerasan (Curas).

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2020

Pengusaha Berkukuh Tolak Revitalisasi Jalan Sabang

Kawasan Jalan Sabang diproyeksikan sebagai pusat kuliner.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2020

BBWS Ciliwung Cisadane Siapkan 6 Strategi Pengendalian Banjir

Hingga saat ini, progres pembangunan sodetan Ciliwung masih 54 persen.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2020

35 Jalan Rusak Akibat Genangan dan Banjir di Jakarta

Anggota polisi ditempatkan di titik-titik jalan berlubang yang dinilai rawan kecelakaan.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2020

1.520 Hektare Sawah di Kabupaten Bogor Terdampak Bencana

Kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Cigudeg.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2020

Kawasan Sabang Disiapkan sebagai Tempat Nongkrong Milenial

Pemprov DKI akan menghidupkan kembali kawasan Sabang sebagai tempat nongkrong bergaya milenial.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2020

Pemkot Bekasi Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Tiga Bulan

Perpanjangan masa darurat bencana ini juga mengikuti prediksi cuaca puncak musim hujan yang diperkirakan akan berakhir Maret 2020.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2020

Revitalisasi Kawasan Sabang Ditunda Tahun Depan

Program revitalisasi kawasan Jalan Sabang baru dilakukan tahun 2021.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2020

Ruko Ambruk di Slipi, Polisi Tunggu Hasil Puslabfor

Penyidik telah memeriksa sembilan orang saksi terdiri dari karyawan mini market Alfamart yang menyewa ruko, pemilik gedung, Kasudin Cipta Karya,

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2020

Pembangunan Tangga Darurat di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JCC) segera membangun tangga darurat di jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek).

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS