Jasa Marga Evakuasi Kontainer Terguling di KM 97 Cipularang

Jasa Marga Evakuasi Kontainer Terguling di KM 97 Cipularang
Truk kontainer jenis "tractor head" mengalami rem blong dan terguling di tempat istirahat KM 97 Tol Cipularang‎, Jumat petang, 17 Januari 2020. ( Foto: istimewa )
Mikael Niman / CAH Sabtu, 18 Januari 2020 | 12:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kendaraan jenis "tractor head" dengan nomor polisi B 9766 UO yang dikendarai Ahmad Humaidi (21 th) mengalami kecelakaan di tempat istirahat KM 97 ruas Tol Cipularang, pada Jumat (17/1/2020) pukul 16.15 WIB. Kuat dugaan, kendaraan tersebut mengalami rem blong dan terbalik saat menikung memasuki tempat istirahat.

"Kejadian tersebut melibatkan tujuh kendaraan lainnya yang sedang parkir di rest area," ujar‎ Marketing and Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Regional JabodetabekJabar, Irra Susiyanti, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/1/2020).

Dia mengatakan,kendaraan yang terliibat akibat insiden tersebut adalah‎ Toyota Rush nopol D 1417 SGN, Avanza nopol D 1736 AFR, Kijang Innova nopol D1892 AEX, Kijang Innova Venturer nopol F 1427 RI, sedan Volvo nopol B 8633 BD, Kijang Innova nopol B 2810 SOH dan kendaraan Avanza nopol D 350 VY.

Sementara itu, ‎General Manager Jasa Marga Cabang Purbaleunyi‎, Pratomo Bimawan, menambahkan ‎berdasarkan hasil penyidikan Kepolisian, kejadian bermula saat kendaraan tractor head datang dari arah Bandung dengan tujuan Jakarta, memasuki rest area KM 97 Tol Cipularang arah Jakarta, mengalami rem blong sehingga kendaraan kehilangan kendali, kemudian oleng dan terbalik dengan posisi roda kanan di atas dan menimpa tujuh kendaraan yang sedang terparkir area tersebut.

"‎Terdapat satu orang korban luka berat yang langsung di larikan ke Rumah Sakit Tamrin Purwakarta," tutur Pratomo.

Untuk mengamankan kondisi lalu lintas di lokasi kejadian, kata dia, petugas Jasa Marga segera melakukan evakuasi terhadap kendaran yang terlibat dan melakukan pengaturan lalu lintas.

"Adapun untuk evakuasi truk kontainer yang terguling dilakukan pagi ini," imbuhnya.

Pratomo mengatakan, pihaknya mengerahkan dua crane dengan kapasitas muatan 45 ton, dan diperkirakan proses evakuasi akan selesai pada siang ini. Selama proses penanganan kejadian, operasional rest area tetap berjalan normal. 



Sumber: Suara Pembaruan