Ketua DPRD DKI Sayangkan Penebangan 190 Pohon di Monas

Ketua DPRD DKI Sayangkan Penebangan 190 Pohon di Monas
Foto dari ketinggian suasana revilitasasi sisi selatan kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu 19 Januari 2020. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Lenny Tristia Tambun / WBP Senin, 20 Januari 2020 | 14:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyayangkan penebangan 190 pohon untuk revitalisasi kawasan Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Apalagi pohon yang ditebang di kawasan Monas adalah pohon yang sudah besar dan berumur puluhan tahun.

"Ini yang kadang saya heran. Apa lagi ini? Sangat disayangkan karena ponon-pohon di Monas itu sudah besar-besar dan butuh puluhan tahun untuk memiliki pohon besar seperti itu lagi,” kata Prasetio Edi Marsudi, Senin (20/1/2020).

Banjir Jakarta, Menteri Basuki Kritik Anies

Ia sendiri merasa heran, karena kota-kota lain di Indonesia maupun di dunia sekarang ini sedang berlomba-lomba melakukan penghijauan. Sayangnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI malah melakukan penebangan pohon sembarangan.

“Cukup aneh bagi saya. Karena di saat dunia sedang berlomba-lomba untuk melakukan penghijauan, ini kok malah melakukan penebangan,” ujar Prasetio Edi Marsudi.

Diprotes Warga, Pohon Lampu Hias Dicopot

Padahal Monas merupakan kawasan cagar budaya yang tidak boleh sembarangan melakukan revitalisasi. Namun justru, ratusan pohon ditebang begitu saja. “Lagi pula yang saya tahu, Monas itu cagar budaya. Enggak boleh sembarangan revitalisasi. Makanya perlu ditinjau lagi konsep, kajian dan rencana induknya seperti apa,” terang Prasetio Edi Marsudi.

Seperti diketahui, Pemprov DKI akan melakukan revitalisasi kawasan Medan Merdeka. Untuk itu, dilakukan penebangan 190 pohon pada Sabtu (18/1/2020).



Sumber: BeritaSatu.com