Dua Ormas di Bogor Bentrok, Lima Motor Dibakar

Dua Ormas di Bogor Bentrok, Lima Motor Dibakar
Kapolres Bogor Komber Hendri Fiuser turun ke lokasi dua ormas yang tengah terlibat tawuran di Jalan Soleh Iskandar, Simpang Taman Yasmin, Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (20/1/2020). ( Foto: Beritasatu.com / Vento Saudale )
Vento Saudale / FMB Senin, 20 Januari 2020 | 20:23 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Dua organisasi massa, Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten dan Pemuda Pancasila (PP), terlibat tawuran di Jalan Yasmin, Kota Bogor. Bentrok dua ormas tersebut dipicu kesalahpahaman hingga berujung pembakaran posko dan kendaraan milik ormas.

“Pertikaian tadi sore, dan saat ini situasi di lokasi bentrok Jalan Yasmin sudah kembali normal. Massa kedua belah pihak sudah kami bubarkan paksa,” papar Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Hendri Fiuser mengonfirmasi, Senin (20/1/2020).

Kata dia, bentrok dua ormas terjadi kesalahpahaman yang berujung pengrusakan. Hendri mengatakan bentrok dipicu dari kejadian di Bojong Gede. Saat itu, kedua kelompok sudah berdamai, namun keduanya kembali ribut pada pagi tadi di Bogor.

“Pada peristiwa bentrok Senin dini hari (20/1/2020). Lima sepeda motor BPPKB Banten dibakar dan satu orang mengalami luka bacok,” katanya.

Sekitar jam 14.00 sejumlah massa dari BPPKB bergerak dari titik kumpul awal di Kayu Manis menuju arah Simpang Yasmin, dan di saat yang bersamaan konvoi massa dari ormas PP juga mulai berdatangan di Simpang Yasmin, sehingga terjadi gesekan-gesekan antara ormas BPPKB dan PP yang menimbulkan kerusakan beberapa sepeda motor yang terparkir di pinggir Jalan Simpang Yasmin.

“Selanjutnya massa kedua pihak dilerai oleh pihak Kepolisian dan baik ormas PP dan ormas BPPKB meninggalkan lokasi menuju ke tempat asalnya dengan dikawal oleh anggota Polri,” papar Hendri.

Saat ini polisi masih melakukan mediasi antara dua kelompok yang berselisih. Kapolresta pun meminta agar dua ormas yang terlibat dalam pertikaian agar bisa menahan diri sehingga tidak menimbulkan efek yang lebih besar.

“Tidak ada korban jiwa dan tidak ada juga yang diamankan. Masih masih lakukan pendalaman,” tambah Hendri.



Sumber: BeritaSatu.com