DPRD DKI Akan Segera Proses Surat Dua Nama Cawagub

DPRD DKI Akan Segera Proses Surat Dua Nama Cawagub
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik ( Foto: BeritaSatu TV )
Lenny Tristia Tambun / CAH Selasa, 21 Januari 2020 | 11:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - DPRD DKI akan segera memproses pemilihan calon wakil gubernur (cawagub) DKI bila Surat Keputusan Gubernur DKI Anies Baswedan tentang usulan dua nama cawagub telah diterima DPRD DKI.

Demikian dinyatakan Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (21/2/202).

“Kami akan proses juga di DPRD setelah kami terima surat dari Pak Gubernur,” kata Mohamad Taufik.

Ia menegaskan DPRD DKI tidak akan berlama-lama dalam melakukan proses pemilihan cawagub. Karena penyusunan tata tertib pemilihan wagub telah diselesaikan panitia khusus (pansus) pemilihan wagub DKI pada akhir tahun lalu.

Fraksi PKS dan Gerindra Serahkan Surat Usulan Dua Nama Cawagub ke Anies

“Tatib kan sudah ada, sudah diselesaikan oleh pansus. Baru nanti kita bentuk panitia pemilih (panlih), kemudian kita gelar rapat paripurna pemilihan wagub,” ujar Mohamad Taufik.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan surat keputusan bersama yang diterimanya dari Fraksi PKS dan Fraksi Gerindra akan segera diproses agar dapat langsung dikirim ke DPRD DKI.

“Surat sudah diterima hari ini. Maka insya Allah akan segera diproses kemudian diantarkan langsung ke dewan agar dewan bisa langsung bekerja,” kata Anies Baswedan.

Ia mengharapkan hari ini surat usulan dua nama cawagub yang ditandatangani dirinya dapat dikirimkan hari ini juga. “Seharusnya begitu,” ujar Anies Baswedan.

Soal Wagub, Anies: Pokoknya, Lebih Cepat Lebih Baik

Mengenai target, Anies Baswedan mengatakan semua proses pemilihan wakil gubernur DKI ada ditangan DPRD DKI. Karena kewenangan untuk melakukan pemilihan ada di DPRD DKI.

“Kalau itu semua di dewan, proses di dua partai pengusung, usulkan kepada gubernur, gubernur teruskan usulan dari partai pengusung ke dewan. Lalu dewan memproses lalu lakukan pemilihan. Tahun lalu 22 February 2019, kami terima surat hari itu juga teruskan kepada dewan sehingga dewan langsung terima surat tanpa jeda. ini pun sama, selebihnya ada pada kewenangan di DPRD untuk memproses,” jelas Anies Baswedan.



Sumber: BeritaSatu.com