Polisi Buru Bandit Bercelurit Perampas Ponsel di Warteg

Polisi Buru Bandit Bercelurit Perampas Ponsel di Warteg
Celurit ( Foto: Istimewa / Istimewa )
Bayu Marhaenjati / YUD Selasa, 21 Januari 2020 | 20:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rekaman video aksi perampokan dengan kerugian satu unit telepon genggam dan uang tunai yang dilakukan tiga bandit -salah satunya membawa celurit-, di salah satu warteg, di Jalan Ciledug Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, terekam kamera pengawas alias CCTV, dan viral di dunia maya. Polisi sudah mengidentifikasi pelaku dan sedang melakukan pencarian.

"Sudah kami identifikasi pelakunya. Tim sedang melakukan pencarian dan penangkapan," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Bastoni Purnama, Selasa (21/1/2020).

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, kronologi kejadian bermula ketika korban atas nama Andhika Nugraha Gusti (28) sedang makan di warteg, tiba-tiba datang tiga orang pelaku menggunakan sepeda motor.

"Dua pelaku mendatangi korban dan mengancam dengan senjata tajam seperti celurit, kemudian memaksa korban menyerahkan barang-barang miliknya," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, karena takut korban kemudian menyerahkan handphone merek Xiomi dan uang tunai Rp 950.000.

"Pelaku kabur meninggalkan korban dengan menggunakan sepeda motor. Anggota sudah mendatangi TKP, melihat CCTV, memeriksa saksi, dan saat ini sedang dicari pelakunya," katanya.

Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.09 WIB, Selasa (21/1/2020) dini hari. Awalnya, salah satu pelaku berkaos hijau berpura-pura memesan nasi bungkus kepada pemilik warteg sambil melirik ke arah korban yang sedang melihat telepon genggamnya.

Lalu, pelaku kembali keluar dan terlihat berdiskusi dengan dua temannya. Sejurus kemudian, dua orang pelaku -salah satunya mengenakan topi dan membawa senjata tajam seperti celurit- masuk ke dalam dan melakukan aksi perampokan. Peristiwa itu hanya berlangsung dalam durasi sekitar 22 detik, selanjutnya pelaku langsung kabur.



Sumber: BeritaSatu.com