Alasan Keluarga, Dirut Transjakarta Mengundurkan Diri

Alasan Keluarga, Dirut Transjakarta Mengundurkan Diri
Dirut PT Transjakarta, Agung Wicaksono mengunjungi lokasi bus Transjakarta terbakar di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin 18 Februari 2019. ( Foto: Beritasatu.com / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FER Kamis, 23 Januari 2020 | 19:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Secara tiba-tiba, Agung Wicaksono mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

TransJakarta Berhasil Lakukan Transformasi Sosial

Agung Wicaksono mengatakan, karena integrasi sudah berjalan, ia pun mohon pamit dari jabatannya dengan alasan agar dapat lebih memprioritaskan masa depan keluarga.

"Saya dihadirkan ke Transjakarta dari MRT Jakarta untuk menjalankan integrasi. Alhamdulillah dengan MRT dan LRT yang sudah terintegrasi, menjadi satu bagian dengan Transjakarta sebagai wujud integrasi lebih dari Satu Juta pelanggan/hari terlayani dalam sebuah sistem transportasi JakLingko. Pembangunan transportasi publik untuk masa depan kini semakin membaik,” kata Agung Wicaksono, Kamis (23/1/2020).

Ia menceritakan, integrasi pertama terjadi antara Transjakarta dan MRT di awal tahun 2019. Dilanjutkan dengan integrasi antara Transjakarta dan LRT berikutnya. Sampai saat ini telah ada 65 rute integrasi MRT, 20 rute integrasi LRT, dan 156 rute integrasi KRL serta Mikrotrans yang telah tergabung dengan Transjakarta sebanyak 69 rute.

Pascaberbayar, Ridership LRT Jakarta Menurun

Semua rute ini menjadi satu dalam program Jak Lingko yang dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dengan standar pelayanan minimum yang baik untuk warga DKI Jakarta.

Dan misi integrasi paling ikonik yang akan ada di Jakarta yaitu skybridge dan Cakra Selaras Wahana (CSW) yang akan menghubungkan antara Halte koridor 13 Transjakarta CSW dengan stasiun MRT ASEAN yang pembangunannya telah dimulai kemarin.

"Terima kasih seluruh insan Transjakarta yang Bahagia, yang telah menunjukkan kita BISA membangun transportasi publik sebagai masa depan. Terima kasih Gubernur DKI Jakarta, Bapak Integrasi Transportasi, Anies Rasyid Baswedan, karena telah mengizinkan saya mengundurkan diri karena alasan pribadi untuk kebutuhan keluarga saya. Untuk masa depan juga, masa depan Indonesia terutama keluarga saya,” ungkap Agung Wicaksono.

Ia juga berterima kasih kepada semua jajaran pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sudah memberinya kesempatan untuk berkontribusi mengembangkan layanan Transportasi di DKI Jakarta selama tiga tahun lebih, yakni dua tahun di MRT Jakarta dan satu tahun lebih di Transjakarta.

"Saya memohon maaf apabila selama bertugas masih banyak kekurangan. Meskipun saya tidak lagi berkontribusi langsung namun saya yakin transportasi di Jakarta akan terus berkembang dan maju sesuai dengan yang dicita-citakan. Dan saya yakin pemimpin selanjutnya dapat meneruskan perjuangan Transjakarta dalam mewujudkan layanan transportasi yang aman, nyaman, murah, modern dan terintegrasi menuju layanan hingga 5.0,” papar Agung Wicaksono.

"Sampai jumpa lagi seperti biasa di halte/stasiun atau di atas bus dan kereta, kali ini sebagai penumpang biasa, bagian dari Satu Juta pelanggan kita,” tutupnya.



Sumber: BeritaSatu.com