RUPS LB PT Transjakarta Putuskan Donny Andy Saragih Sebagai Dirut

RUPS LB PT Transjakarta Putuskan Donny Andy Saragih Sebagai Dirut
Serah terima jabatan Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta, dari Agung Wicaksono (batik biru) kepada Donny Andi Saragih, Kamis, 23 Januari 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / JAS Kamis, 23 Januari 2020 | 21:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Transportasi Jakarta telah menyetujui penggantian Direktur Utama Perseroan.

Dalam RUPS LB ini dilakukan pemberhentian Agung Wicaksono dari jabatan sebagai direktur utama dan mengangkat Donny Andy S Saragih sebagai penggantinya.

Kepala Divisi Sekretaris Perseroan dan Humas PT Transjakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan pengangkatan dan pemberhentian dirut telah sesuai dengan Pasal 91 UU 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

“Pemegang Saham dapat juga mengambil keputusan yang mengikat di luar RUPS dengan syarat semua pemegang saham dengan hak suara menyetujui secara tertulis dengan menandatangani usul yang bersangkutan,” kata Nadia Diposanjoyo, Kamis (23/1/2020).

Pengangkatan Donny Andy S Saragih sebagai Direktur Utama didasarkan pada pertimbangan untuk mengembangkan PT Transjakarta ke depan. Sebab, Donny memiliki latar belakang pengalaman di bidang transportasi yaitu komisaris PT Alfa Omega Transport sejak tahun 2014 sempai dengan sekarang, Direktur Operasional PT Eka Sari Lorena Transport, Tbk tahun 2007 sampai dengan 2017, dan saat ini menjabat sebagai wakil ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta.

Sementara, Agung Wicaksono dinilai para pemegang saham telah sukses dalam meletakkan landasan integrasi transportasi publik di Jakarta. Melalui Jaklingko sudah mulai mengintegrasikan dengan transportasi berbasis rel lainya seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan KRL.

Dalam satu tahun kenaikan penumpang meningkat dari 188,98 juta pelanggan menjadi 264,61 juta pelanggan pada tahun 2019. Dengan adanya integrasi, jumlah pelanggan sehari hampir mencapai 1 juta pelanggan.

Nadia Diposanjoyo menjelaskan pembaharuan kepengurusan ini, PT Transjakarts diharapkan dapat mewujudkan transportasi publik yang aman dan nyaman serta terjangkau. Agar masyarakat Jakarta dapat melakukan perjalanan secara tepat waktu sehingga dapat mendukung peningkatan perekonomian Jakarta.

PT Transjakarta juga diharapkan dapat menuntaskan penugasan-penugasan yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang digariskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Salah satu di antaranya, integrasi yang semakin baik sehingga memudahkan pelanggan untuk berpindah moda.

Seperti diketahui, kepemilikan saham Pemprov DKI pada PT Transjakarta adalah mayoritas yaitu sebesar 99,66 persen, sedangkan 0,34 persen dimiliki oleh PT Jakarta Propertindo.



Sumber: BeritaSatu.com