Dokter Asing Wajib Kantongi STR Sementara

Dokter Asing Wajib Kantongi STR Sementara
Sub Direktorat Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menghadirkan dua tersangka dalam kasus klinik yang mempekerjakan dokter asing tanpa mengantongi izin praktik di Polda Metro Jaya, Kamis (23/1/2020). ( Foto: Suara Pembaruan / Bayu Marhaenjati )
Bayu Marhaenjati / JAS Kamis, 23 Januari 2020 | 22:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, membekuk seorang dokter warga negara Tiongkok berinisial LS alias LI, lantaran melakukan praktik pengobatan penyakit sinusitis, tanpa memiliki izin, di Klinik Utama Cahaya Mentari, Rukan Puri Mutiara Blok D Nomor 12, Jalan Danau Sunter Barat, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Merespons hal itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, pada prinsipnya setiap dokter asing diperbolehkan melakukan praktik di Indonesia, asalkan sesuai dengan ketentuan yang diatur undang-undang.

"Pada dasarnya undang-undang mengizinkan warga negara asing untuk melaksanakan beberapa kegiatan praktik, termasuk di antaranya pelayanan kesehatan sepanjang memenuhi ketentuan yang ada" ujar Ani, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/1/2020).

Dikatakan Ani, ketentuan yang dimaksud adalah, setiap dokter asing harus memiliki izin kerja dan lolos evaluasi.

"Pertama harus memiliki izin kerja sesuai undang-undang berlaku, kemudian lolos evaluasi antara lain ada keabsahan ijasah, proses adaptasi sehat secara fisik serta mental, dipastikan mematuhi etika profesi, dan mampu berbahasa Indonesia," ungkapnya.

Ani menyampaikan, setiap dokter asing wajib memiliki surat tanda registrasi (STR). "Jadi untuk dokter asing namanya STR sementara. Kalau STR sementara sudah diterbitkan, maka dilanjutkan mengurus SIP. Kalau semua persyaratannya sudah ada, maka baru seorang warga negara asing boleh melakukan praktik kedokteran di Indonesia," katanya.

Sebelumnya diketahui, Sub Direktorat Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, mengungkap klinik yang mempekerjakan dokter asal Tiongkok, tanpa mengantongi izin praktik, di Rukan Puri Mutiara Blok D Nomor 12, Jalan Danau Sunter Barat, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pemilik klinik berinisial A dan seorang dokter LS alias LI asal Tiongkok ditangkap, serta ditetapkan sebagai tersangka. Selain tidak mengantongi surat tanda registrasi (STR) sementara dan surat izin praktek (SIP), tersangka LS juga membawa obat-obat racikan tanpa izin edar dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).



Sumber: BeritaSatu.com