Kontraktor Revitalisasi Monas Bantah Tebang 190 Pohon

Kontraktor Revitalisasi Monas Bantah Tebang 190 Pohon
Foto dari ketinggian suasana revilitasasi sisi selatan kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu 19 Januari 2020. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Lenny Tristia Tambun / JAS Minggu, 26 Januari 2020 | 08:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Kontraktor Revitalisasi Monas, PT Bahana Prima Nusantara membantah telah menebang 190 pohon. Dalam pengerjaan revitalisasi Monas tidak ada pohon yang ditebang, melainkan dipindahkan.

Enggak ada yang ditebang. Diangkat oleh Dinas Kehutanan. Nanti pohon-pohon yang diangkat itu akan kita ganti 10 kali lipat,” kata Muhidin Shaleh, Minggu (26/1/2020).

Dijelaskannya, pohon diangkat lengkap dengan akarnya, karena akan ditanam kembali di sekitar kawasan Monas. “Jadi bukan ditebang ya. Jadi isu soal penebangan pohon itu tidak benar,” ujar Muhidin Shaleh.

Baca juga: Kontraktor Revitalisasi Monas Bangun Kolam dan Lapangan Upacara di Sisi Selatan

Alasan pohon harus dipindahkan, Muhidin menjelaskan karena area Plaza Selatan Monas akan dibangun kolam dan lapangan upacara. Sehingga membutuhkan struktur fondasi yang tebal dan dalam.

“Untuk itu butuh galian tanah. Jadi enggak mungkin dilakukan kalau pohon enggak dipindahkan. Kita tetap punya semangat memelihara dan menghijaukan kawasan Monas. Jadi nanti akan dikembalikan lagi pohonnya ke Monas, bahkan kita tambah lagi,” terangnya.

Mengenai ke mana pohon itu dipindahkan, Muhidin mengaku tidak tahu menahu. Karena itu merupakan tugas dan wewenang Dinas Kehutanan. “Tanyakan ke Dinas Kehutanan,” tukasnya.

Baca juga: Pekerjaan Molor, Kontraktor Pastikan Revitalisasi Monas Rampung Februari 2020



Sumber: Suara Pembaruan