DKI Kerahkan 8 Pompa Atasi Banjir di Underpass Kemayoran

DKI Kerahkan 8 Pompa Atasi Banjir di Underpass Kemayoran
Kondisi underpass Kemayoran, Jakpus masih tertutup genangan air setinggi 5 meter, Sabtu (25/1/2020). (Foto: Antara)
Lenny Tristia Tambun / FER Minggu, 26 Januari 2020 | 19:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah mengerahkan delapan pompa mobile untuk menyedot genangan air akibat banjir di underpass Kemayoran.

Terkait Banjir Kemayoran, Setneg Ajak DKI Duduk Bersama

Underpass Kemayoran sendiri berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, yakni Kementerian Sekretaris Negara (Setneg). Adapun pengelolaan underpass Kemayoran berada dalam wilayah yang dikelola oleh Pusat Pengelola Kawasan (PPK) Kemayoran.

"Kawasan itu memang berada di dalam kewenangan Setneg. Tetapi Pemprov DKI ikut membantu untuk pastikan bahwa itu bisa tuntas segera. Sejauh ini, Dinas SDA sudah serahkan enam mobil pompa ditambah dua pompa pemadam kebakaran untuk terus memompa," kata Anies Baswedan seusai menghadiri Rakerda Gerindra DKI di Grand Sahid Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020).

Anies menegaskan, meski underpass Kemayoran bukan berada di wilayah kewenangan DKI, namun Pemprov DKI turut bertanggung jawab dalam penanganan banjir di kawasan tersebut.

Underpass Kemayoran Banjir, DKI Sebut Tanggung Jawab PPK Kemayoran

"Jadi meskipun bukan kewenangan kita, tetapi ini adalah bentuk bahwa DKI Jakarta akan terus ikut tanggung jawab bila ada masalah, mudah-mudahan,” terang Anies Baswedan.

Ketika ditanya mengenai pernyataan Kepala Sekrerariat Presiden Heru Budi Hartono agar jangan berpolemik dalam penanganan banjir di underpass Kemayoran, Anies Baswedan tidak mau berkomentar. "Sudah cukup ya," ujarnya singkat.



Sumber: BeritaSatu.com