Cawagub DKI, Nurmansjah Tebar Pesona, Riza Belum Melobi

Cawagub DKI, Nurmansjah Tebar Pesona, Riza Belum Melobi
Wakil Ketua Komisi II DPR Riza Patria (tengah), anggota Komisi II DPR Firman Soebagyo (kiri) dan Ketua KADIN Batam Jadi Rajagukguk saat menjadi narasumber pada acara diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Erwin C Sihombing / WBP Minggu, 26 Januari 2020 | 22:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kandidat Wagub DKI dari PKS Nurmansjah Lubis sudah mulai tebar pesona. Dia hadir di tengah masyarakat pada acara car free day (CFD), di Jalan Sudirman, Jakpus, Minggu (26/1/2020) pagi. Sementara kandidat wagub dari Gerindra, Riza Patria, mengaku belum melakukan lobi-lobi khusus di DPRD DKI untuk memuluskan jalan menjabat DKI 2.

Nurmansjah Lubis, atau akrab disapa Ancah, bersosialisasi kepada warga DKI dengan cara yang cukup menarik. Dia menggelar lapak kopi dan menyajikannya secara langsung kepada pembeli. Bahkan Ancah turut menghibur masyarakat dengan memetik gitar dan bernyanyi.

Gaya bicara Ancah blak-blakan. Pengetahuannya mengolah dan menyeduh kopi tidak didapat sembarangan. Dia mempelajarinya di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jember, Jatim. Sudah tiga tahun ini dia menggelar lapak kopi di garasi rumahnya di kawasan Benhil, Jakpus.

Kepada wartawan dia mengaku dekat dengan Riza Patria yang menjadi pesaingnya. Namun sebagai kawan dia menyarankan Riza fokus menyelesaikan tugasnya sebagai anggota DPR periode 2019-2024, sementara kursi wagub diserahkan untuk PKS. "Kalau sohib begini, gue bilang, 'abang (Riza) di DPR pusat saja, gue wagub'," kata Ancah sambil terkekeh.

Sekretaris Fraksi PKS DKI, Achmad Yani, yang turut mendampingi Ancah bersosialisasi, memberi penjelasan tentang maksud koleganya menggelar lapak kopi hingga bernyanyi di tengah masyarakat. Dia menilai, tindakan tersebut ditujukan agar masyarakat mengenal Ancah dan mau memberi dukungan.

"Jadi (Ancah) harus dikenal oleh masyarakat. Masyarakat juga harus tahu. Masyarakat juga punya hak untuk memberikan dukungan," kata Yani.

Dalam acara Rakerda Gerindra DKI, yang turut dihadiri Gubernur Anies Baswedan, Riza Patria menuturkan, dirinya menyerahkan pemilihan Wagub DKI sepenuhnya kepada fraksi-fraksi di DPRD DKI. "Tidak ada lobi-lobi khusus. Semuanya kami serahkan kepada teman-teman di DPRD," ujarnya.

Riza bahkan menegaskan kehadiran Anies dalam acara Rakerda Gerindra DKI, bukan suatu sinyal bahwa Anies mendukung dirinya sebagai wagub. "Beliau (Anies) kan memang mengayomi semua partai yang ada. Datang setiap undangan-undangan partai politik, ormas, OKP (Organisasi Kepemudaan) mahasiswa maupun warga," kata Riza.

Ketua DPD Gerindra DKI sekaligus Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik menyebut, pemilihan Wagub DKI bakal dilakukan pada pekan pertama Februari 2020. Sebab pada akhir Januari ini, dewan bakal menggelar rapimgab untuk menetapkan tata tertib sekaligus membentuk panitia pemilihan (panlih). "Jadi Februari ini, semuanya insyaallah selesai. Pekan pertama sudah ada namanya (kandidat terpilih)," jelas Taufik.



Sumber: Suara Pembaruan