Trimedya Resmi Jadi Ketua Umum Punguan Panjaitan Dohot Boruna Sejabodetabek ke-27

Trimedya Resmi Jadi Ketua Umum Punguan Panjaitan Dohot Boruna Sejabodetabek ke-27
Trimedya Panjaitan dilantik sebagai Ketua Umum Punguan Panjaitan Dohot Boruna Sejabodetabek ke-27, Periode 2020-2022, Minggu (26/1/2020). (Foto: istimewa)
Dwi Argo Santosa / DAS Minggu, 26 Januari 2020 | 22:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -  Trimedya Panjaitan resmi dilantik sebagai Ketua Umum Punguan Panjaitan Dohot Boruna (PPDB) Sejabodetabek ke XXVII Periode 2020-2022. Pelantikan digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020).

Politikus PDI Perjuangan itu terpilih pada 3 November 2019 lewat mekanisme voting melawan Monstar Panjaitan dengan suara 56:42.

Dengan pelantikan adat Batak tersebut Trimedya resmi menggantikan Karim Panjaitan menduduki kursi Ketum PPDB Sejabodetabek.

"Semua proses saya lakukan, mulai mendaftar, sampai proses fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan), hingga pemilihan. Prosesnya memang panjang, tiga bulan," ujar Trimedya saat memberikan sambutan.

Proses seleksi diawali dengan pembentukan panitia seleksi (pansel) pada bulan Juli 2019. Pansel kemudian membuka "lamaran".
Trimedya pun mendaftar dari wilayah Jakarta Pusat.

Trimedya mengaku sudah lama didorong untuk maju. Setidaknya, sejak 10 tahun lalu. Namun dia belum bersedia.

"Senior Panjaitan", Luhut Binsar Panjaitan pun saat itu menyarankan Trimedya untuk tidak maju dulu. Dorongan-dorongan agar Trimedya maju kian menguat pada 2017-2018.

Yang mendorong, Ketum Periode XXVI Karim Panjaitan. "Saya bilang, 'nanti lah, kalau gue jadi anggota DPR untuk ke lima kalinya, gue mau jadi ketua umum Panjaitan', karena ini kan capek pengorbanan moril, materiel, waktu. Ternyata saya terpilih lagi (DPR), nggak boleh lari. Saya maju dengan segala pengorbanannya," tuturnya disambut tepuk tangan ribuan hadirin.

Sikap Luhut Binsar Panjaitan pun berubah mendukungnya. Dukungan disampaikan Luhut saat bertemu Trimedya pada September 2019.

"Saya bilang, 'bang, saya mau maju menjadi ketum'. Beliau bilang, 'urusilah Panjaitan ini," beber Trimedya.

Malah, Luhut sempat berseloroh soal fit and proper test yang akan dijalani Trimedya. "Beliau bilang, 'siapa lagi mau fit and proper lu? Lu udah tokoh nasional gini. Masa lu di-fit and proper lagi, tiap hari lakukan fit and proper di DPR ini'," ucapnya menirukan ucapan Luhut.

Luhut yang juga hadir dalam acara itu sontak tertawa bersama ribuan hadirin.



Sumber: BeritaSatu.com