Anies Pastikan Underpass Kemayoran Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan

Anies Pastikan Underpass Kemayoran Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan
Underpass Kemayoran yang tergenang banjir sejak Jumat (24/1/2020), hari ini, Senin, 27 Januari 2020 sudah bisa dilalui kendaraan lagi. ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / RSAT Senin, 27 Januari 2020 | 05:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung kawasan Underpass Kemayoran yang tergenang banjir hingga 2,5 meter, sejak Jumat (24/1/2020). Ia memastikan Underpass Kemayoran sudah bisa dilintasi kendaraan hari ini, Senin (27/1/2020).

Anies Baswedan mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta turut membantu menangani genangan air di kawasan tersebut. Dipastikan jajaran Pemprov DKI Jakarta akan menangani masalah tersebut secara tuntas, sehingga Underpass Kemayoran bisa segera digunakan kembali oleh masyarakat.

"Jadi malam ini, kira-kira pukul 22.30, Alhamdulillah proses pengeringan sudah hampir tuntas. Sekarang tinggal pembersihan. Seluruh tim dari DKI bekerja sekarang. Memastikan malam ini jalan sudah bisa dibuka, masyarakat sudah bisa menggunakan lagi,” kata Anies Baswesan seusai meninajau Underpass Kemayoran, Jakarta, Minggu (26/1/2020) malam.

Karena memiliki tanggung jawab atas seluruh kawasan Jakarta, maka Anies Baswedan menuntaskan tanggung jawab itu dengan menyelesaikan penanganan banjir di Underpass Kemayoran.

“Saya bertanggung jawab atas seluruh kawasan Jakarta, maka saya tuntaskan tanggung jawab itu dan malam ini itu sudah selesai," ujar Anies Baswedan.

Diungkapkannya, sejak Jumat lalu, Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan enam pompa mobile dengan kemampuan 600 liter per detik, dan juga dua pompa dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelematan (Disgulkarmat) DKI Jakarta.

"Dan setelah di pompa terus menerus selama dua hari, airnya hari ini sudah surut, tuntas. Kalau hari ini itu kita periksa. Tim DKI bekerja terus, sejak hari Jumat sudah membantu. Karena pompa yang ada terendam. Karena itu harus dipompa dengan menggunakan pompa mobile. Jadi Alhamdulillah malam hari ini selesai, mission accomplished," terang Anies Baswedan.

Anies Baswedan menyatakan Pemprov DKI Jakarta akan duduk bersama dengan Pusat Pengelola Kawasan (PPK) Kemayoran, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) sebagai pengelola Underpass Kemayoran. Nantinya akan mendiskusikan solusi permanen agar permasalahan yang sama tidak terus terjadi di kawasan ini.

"Nanti tim dari DKI akan berbicara dengan PPK untuk mencari solusi permanen. Karena peristiwa ini terjadi berulang-ulang. Setiap tahun selalu terjadi. Karena diperhatikan juga di sini, bukan saja air hujan yang turun ke sini, tapi juga banyak tempat-tempat yang memompa air dari lingkungannya dialirkan ke jalan, dan dari jalan kemudian berujung ke tempat ini,” jelas Anies Baswedan.

Tak hanya itu, ia menegaskan Pemprov DKI Jakarta terus berupaya membantu menangani secara tuntas seluruh kawasan-kawasan maupun pemukiman warga yang mengalami genangan air maupun terdampak banjir di wilayah Jakarta.

Seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta dikerahkan untuk membantu menangani genangan air, banjir maupun pembersihan lokasi. Hal ini pun dilakukan secara kolaborasi dengan masyarakat dan berbagai pihak terkait.

"Gubernur DKI Jakarta mengerahkan semua sumber daya yang ada pada dirinya untuk memastikan kawasan ini terbebas dari genangan air. Seperti juga sekarang, ya kita bantu untuk menyedot. Kita membantu di mana saja. Warga tergenang kita bantu, kawasan yang tergenang kita bantu. Ini seluruhnya adalah berada di wilayah DKI Jakarta, karena itu Pemprov mengerahkan seluruh sumber daya,” tutur Anies Baswedan.



Sumber: Suara Pembaruan