Batal Jadi Dirut TJ, Donny Saragih Mengaku Telah Mundur

Batal Jadi Dirut TJ, Donny Saragih Mengaku Telah Mundur
Serah terima jabatan Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta, dari Agung Wicaksono (batik biru) kepada Donny Andi Saragih, Kamis, 23 Januari 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / JAS Senin, 27 Januari 2020 | 18:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah membatalkan penunjukkan Donny Andy S Saragih sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta.

Saat dikonfirmasi, Donny Saragih mengaku telah mengajukan pengunduran dirinya sebagai Dirut PT Transjakarta sejak perkara kasus penipuan yang melibatkan dirinya.

Pengunduran dirinya dilakukan karena ia menghormati Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sudah memilih dan mengangkatnya menggantikan Agung Wicaksono. Ia mengaku lebih baik mengalah demi kebaikan Anies Baswedan.

"Daripada jadi merusak tatanan Pak Gubernur, iya kan. Harus ada yang gentleman. Harus ada yang ngalah. Dan saya ngalah untuk kelangsungan dan kenyamanan. Saya kan hormat Pak Gubernur angkat saya, tiba-tiba dibuat seperti ini (ramai dibicarakan) kan saya nggak enak sama beliau," kata Donny saat dihubungi wartawan, Senin (27/1/2020).

Ia pun mengirim pesan pengunduran dirinya kepada Ketua Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Amin Suberki. Pesan itu telah dikirimnya sejak Senin siang hari ini. Ia membantah adanya pemutusan sepihak dari Pemprov DKI.

"Aku yang kirim pesan ke Pak Amin bahwa aku resign (mengundurkan diri). Ya dari siang. Dari siang saya sudah mengundurkan kan diri," ujar Donny Saragih.

Kendati demikian, ia menilai ada pihak-pihak yang mempolitisasi statusnya sebagai terpidana penipuan yang menjeratnya. Ia menduga pihak tersebut sudah mengetahui kelemahannya yang tidak ingin adanya polemik saat ia bekerja. "Karena saya mungkin nggak kuat soal yang gitu-gitu. Saya orang kerja, bukan orang politik," ungkap Donny Saragih.

Diketahui, penunjukan Donny Andy S Saragih sebagai Dirut PT TransJakarta dibatalkan. Pembatalan itu berkaitan dengan status hukum Donny sebagai terpidana kasus penipuan.



Sumber: BeritaSatu.com