Pembatalan Donny Jadi Dirut TJ Tidak Hentikan Pemeriksaan Ombudsman

Pembatalan Donny Jadi Dirut TJ Tidak Hentikan Pemeriksaan Ombudsman
Donny Andy S Saragih (kiri) dan Agung Wicaksono. ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Erwin C Sihombing / JAS Senin, 27 Januari 2020 | 23:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya tetap melakukan pemeriksaan dugaan maladministrasi kendati Pemprov DKI telah membatalkan penunjukan Donny Saragih sebagai Dirut PT Transjakarta (TJ).

"Kami akan tetap melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kenapa Pemprov DKI bisa kecolongan, supaya nanti ke depannya hal seperti ini tidak terulang lagi," kata Kepala Ombudsman Jakarta Raya, Teguh Nugroho, di Jakarta, Senin (27/1/2020).

Teguh melanjutkan, pihaknya menemukan adanya maladministrasi penunjukan Dirut Transjakarta berdasarkan laporan dari masyarakat yang menyebut, Donny merupakan terpidana perkara penipuan sehingga tidak layak menjabat Dirut PT Transjakarta.

Penunjukan Donny yang menyandang status terpidana melanggar Pergub No 5/2018 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Direksi BUMD.

Pergub tersebut mengamanatkan, sosok yang diangkat menjadi direksi BUMD harus bebas dari perbuatan hukum atau pernah menjalani hukuman dalam waktu lima tahun sebelum pengangkatan.

Baca Juga: Donny Bantah Tak Penuhi Syarat dalam Pergub 5/2018

"Sementara yang bersangkutan ini perkaranya baru inkracht dan sekarang sedang dalam proses, seharusnya dia ditahan," ujar Teguh.

Teguh menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya bakal memeriksa BP BUMD untuk mengetahui mengapa pengangkatan Donny bisa terjadi dan tidak sesuai dengan mekanisme dalam Pergub No 5/2018.

"Pembatalan yang dilakukan Pemprov DKI merupakan langkah koreksi yang baik, tetapi kami masih terus melakukan pemeriksaan dan kami akan memeriksa BP BUMD," ujarnya lagi.

Kepala BP BUMD DKI, Faisal Syafruddin, mengatakan pihaknya telah membatalkan pengangkatan Donny dan menunjuk Direktur Teknik dan Fasilitas Transjakarta, Yoga Adiwinarto, sebagai pelaksana tugas (Plt) Dirut Transjakarta.

Faisal mengaku pihaknya baru mengetahui bahwa Donny merupakan terpidana perkara penipuan dari laporan yang masuk pada Sabtu (25/1/2020), atau dua hari setelah rapat umum pemegang saham luar biasa mengangkat Donny menggantikan Agung Wicaksono sebagai Dirut PT Transjakarta.

"Walaupun Donny Saragih telah mengikuti uji kompetensi dan keahlian dan lolos untuk posisi direksi di BUMD Pemprov DKI Jakarta, namun pernyataan yang ditandatangani oleh yang bersangkutan, bahwa tidak pernah dihukum ternyata tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya," beber Faisal.

Baca juga: DKI Batalkan Penunjukan Donny Andy Saragih Sebagai Dirut PT Transjakarta

Sementara Donny Saragih merasa tidak ada aturan yang dilanggarnya. Dia menafsirkan aturan mengenai figur yang diangkat direksi harus cakap dari perbuatan hukum merupakan aturan untuk kalangan BUMD atau BUMN. Sedangkan dirinya berasal dari profesional.

"Yang ada di Pergub itu apabila tidak cakap dan kena hukuman untuk masalah keuangan BUMN atau BUMD," kata dia.

Dirinya pun merasa jabatannya sebagai Dirut Transjakarta tidak dibatalkan karena telah mengajukan pengunduran diri terlebih dulu sebelum BP BUMD mengumumkan pembatalan.

"Dari siang saya sudah mengundurkan diri," kata Donny.



Sumber: Suara Pembaruan