Pemilihan Wagub DKI Bakal Diundur Lagi

Pemilihan Wagub DKI Bakal Diundur Lagi
Ketua DPD Gerindra DKI, M Taufik yang menjadi cawagub DKI menyambangi rumah dinas Ketua DPRD DKI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, 16 Oktober 2018. ( Foto: BeritaSatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Erwin C Sihombing / FMB Rabu, 29 Januari 2020 | 20:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik memastikan pemilihan Wagub DKI bakal molor lagi. Pemilihan diprediksi baru bisa digelar pada pekan kedua Februari 2020. Sebelumnya, Ketua DPD Gerindra itu menyebut pemilihan bisa digelar pada pekan pertama.

Taufik beralasan molornya pemilihan wagub lantaran pembahasan tata tertib (tatib) yang mesti dibahas dalam rapat pimpinan gabungan (rapimgab) belum terlaksana. Dia bahkan tidak bisa memastikan kapan rapimgab bakal digelar.

"Tatibnya itu baru akan dibahas dalam rapimgab tetapinsaya lupa tanggalnya. Setelah itu dibentuk panitia pemilihan bulan Februari. Insyaallah selesai lah minggu kedua Februari," kata Taufik, di DPRD DKI, Rabu (29/1/2020).

Taufik tidak mau berbicara banyak saat disinggung adanya usulan dari fraksi-fraksi yang meminta adanya uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pemilihan wagub. Dia hanya menekankan hal itu mesti dibahas dalam tatib terlebih dulu.

Sekalipun begitu, Taufik menilai, untuk mempersingkat waktu sebaiknya uji kelayakan tidak lagi dilakukan karena sudah terwakili dalam pemaparan visi-misi masing-masing kandidat yakni, Nurmansjah Lubis dari PKS dan Riza Patria dari Gerindra.

Dia juga menilai, kalaupun uji kelayakan dipandang perlu maka sebaiknya hal itu dilakukan secara terbuka. "Saya sih untuk mempercepat ya, ketika penyampaian visi misi itu kan bagian dari fit and proper test," kata dia.

Rapimgab pembahasan tatib pemilihan wagub sejatinya sudah diagendakan pada Senin (27/1/2020), namun batal tanpa alasan yang jelas. Agenda rapimgab selanjutnya bahkan belum diketahui.

Menariknya lagi, Taufik sendiri sebelumnya yang memprediksi pekan pertama Februari 2020 bakal muncul nama wagub terpilih. Di sisi lain, molornya pemilihan wagub juga disebabkan manuver Gerindra di tengah jalan yang berhasil mengubah dua nama kandidat wagub sebelumnya.

Pihak PKS sudah melakukan pergerakan dengan menghadirkan sosok Nurmansjah Lubis alias Ancah di tengah masyarakat. Belakangan Ancah bahkan bersafari ke sejumlah fraksi di DPRD DKI.

Sebaliknya kandidat dari Gerindra, Riza Patria, sejauh ini belum melakukan pergerakan. Gerindra DKI bahkan seperti kehabisan bensin selepas bermanuver.



Sumber: Suara Pembaruan