SDA DKI: Genangan Air Akibat Sampah

SDA DKI: Genangan Air Akibat Sampah
Genangan di Jakarta Barat, Sabtu, 1 Februari 2020. ( Foto: ANTARA )
Lenny Tristia Tambun / FMB Minggu, 2 Februari 2020 | 19:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Juaini Yusuf mengakui genangan air mudah terjadi di beberapa titik ruas jalan dikarenakan ada sampah yang menghambat saluran atau drainase.

“Hujan kan turun, lalu airnya mampir dulu nih. Kan ada sampah (di saluran),” kata Juaini Yusuf, Minggu (2/2/2020).

Karena itu, setiap ada genangan air yang muncul di jalan-jalan karena hujan, maka pasukan biru SDA DKI akan turun ke titik genangan tersebut untuk membersihkan drainase dari sampah-sampah. Sehingga aliran air hujan dapat mengalir dengan cepat ke dalam drainase dan mempercepat waktu surut genangan air di jalan-jalan.

“Makanya satgas kita stand by juga. Kalau ada yang mampet (karena sampah), biar dikeruk biar lancar,” ujar Juaini Yusuf.

Ketika ditanya dalam musim penghujan, langkah jangka pendek untuk mengantisipasi genangan air yang mudah muncul, meski hujan tidak begitu deras, Juaini mengatakan pihaknya akan memaksimalkan pompa-pompa air yang dimiliki Dinas SDA DKI.

“Ya paling kita maksimalkan penggunaan pompa yang ada. Nah terus kita kan dari tahun kemarin, ada juga pembangunan waduk yang sudah mau selesai. Yang sudah kita bangun di Kampung Rambutan, Pondok Ranggon,” terang Juaini Yusuf.

Tidak hanya itu, pihaknya terus melakukan perbaikan pompa air yang rusak terendam akibat banjir pada 1 Januari 2020. Hingga saat ini, masih ada empat pompa rusak yang sedang diperbaiki dari total 76 pompa yang rusak akibat banjir di awal tahun 2020. Jumlah total yang dimiliki Dinas SDA ada sebanyak 478 unit.

“Kalau perbaikan, sekarang masih proses empat unit yang perbaikan,” ungkap Juaini Yusuf.



Sumber: BeritaSatu.com