Hari Ketiga, Pelanggar Sistem ETLE Menurun

Hari Ketiga, Pelanggar Sistem ETLE Menurun
Kendaraan bermotor melawati kamera pengawas atau 'closed circuit television' (CCTV) yang terpasang di atas pos polisi Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020. (Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao)
Bayu Marhaenjati / FER Selasa, 4 Februari 2020 | 15:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, mencatat terjadi penurunan jumlah pelanggar yang terekam kamera sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebesar 7,4 persen, pada hari ketiga Senin (3/2/2020), dibanding hari kedua Minggu (2/2/2020).

Sistem ETLE Tindak 341 Pengendara Sepeda Motor

"Jumlah pelanggaran yang ter-capture pada tanggal 3 Februari 2020 dibandingkan dengan tanggal 2 Februari 2020, mengalami penurunan sebanyak 13 pelanggaran atau 7,4 persen," ujar Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar, Rabu (4/2/2020).

Fahri mengatakan, pada hari ketiga jumlah pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran dan terekam kamera ETLE berjumlah 161 kendaraan. Sementara, pada hari kedua sebanyak 174 kendaraan.

"Mulai hari pertama hingga hari ketiga, jenis pelanggaran masih didominasi pengendara sepeda motor melintas di jalur busway," ungkapnya.

Penindakan ETLE Sepeda Motor, Terobos Busway Paling Tinggi

Fahri menyampaikan, pada hari ketiga pelaksanaan tilang ETLE sepeda motor, jumlah sepeda motor yang melakukan pelanggaran melintas di jalur busway sebanyak 91 kendaraan.

"Pelanggaran sepeda motor paling banyak terjadi di jalur busway Halte Transjakarta Duren Tiga, koridor 6, dengan jumlah pelanggaran sebanyak 54 kendaraan. Terdiri dari 53 pelanggaran sepeda motor melintas jalur busway dan satu pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm," kata Fahri.

 



Sumber: BeritaSatu.com