DKI Akan Sesuaikan Jalur LRT Timur Barat dengan MRT Fase 2

DKI Akan Sesuaikan Jalur LRT Timur Barat dengan MRT Fase 2
Ilustrasi light rail transit (LRT) (Foto: Istimewa)
Yustinus Paat / FER Rabu, 5 Februari 2020 | 15:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan LRT Koridor Pulo Gadung-Kebayoran Lama. Rute tersebut, akan disesuaikan menyusul adanya evaluasi dari Kementerian Perhubungan (Kemhub).

Kemhub Minta DKI Sinkronkan Jalur LRT Timur Barat

"Sedang kami kaji dan sesuaikan," ujar Syafrin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).

Syafrin menjelaskan, Pemprov DKI rencana membangun LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama. Namun, ternyata jalur tersebut berhimpitan dengan MRT sepanjang 14 kilometer. Oleh karena itu, Pemprov DKI sedang mengkaji untuk mencari rute alternatif.

"Nah sekarang begitu ada informasi dari Kementerian untuk dicari rute atau alternatif lain. Itu yang sedang kami kaji. Sebenarnya pola transportasi makro ada penanda LRT untuk blue line dan green line. Ini dia yang kami lihat kembali untuk itu yang kami hidupkan," jelas dia.

Kemhub Minta Pemprov DKI Sesuaikan Trase LRT

Lebih lanjut, Syafrin menegaskan, pembangunan LRT tersebut tidak dibatalkan. Pasalnya, kebutuhan angkutan massal untuk DKI Jakarta sangat dibutuhkan.

"Tetap lanjut. Semua upaya untuk meningkatkan kuantitas jaringan dalam artian untuk transportasi massal berbasis rel, kami akan terus dorong," tegas Syafrin Liputo.



Sumber: BeritaSatu.com